POSKOTA.CO- Pemerintah Daerah Kabupaten Se-Sulawesi Selatan telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2021 di Claro Hotel Makassar, Senin Kemarin, (29/11/2020).
Salah satunya, kabupaten Sinjai yang dihadiri langsung Bupati Sinjai A.Seto Ghaditsa Asapa sekaligus menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dari Hasil penerimaan DIPA Anggaran 2021, Pemerintah daerah sinjai Sebagai Penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tertinggi dengan nilai 236 Milyar, dibawah kabupaten Gowa 222 Milyar dan Ketiga kabupaten Bone 182 Milyar.
Namun, dari hasil data dan Kajian Komite Pemantau Legislatif (Kopel) DAK secara Keseluruhan baik itu DAK Fisik dan Non Fisik, Kabupaten Sinjai Masuk 5 Besar dan berada urutan ke-3 sebanyak 357 M setelah Kabupaten Bone 474 M dan Kabupaten Gowa 425 M
” Sinjai ini masuk urutan ke 3 Penerima DAK secara keseluruhan, Jika kita mau berhitung Akumulasi Total DAK dari Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan,” Ucapnya. Ahmad Tang, aktifis KOPEL. Selasa (1/12/2020).

Ocha menilai, Pemerintah daerah kabupaten Sinjai terlalu berlebih-lebihan mengekspos nilai DAK fisik tanpa mengakumulasi DAK non Fisik. ” Terlalu lebay Pemda Sinjai padahal dari item data yang kami dapatkan khusus untuk penerimaan dana transfer DAK, Sinjai hanya menempati urutan ke-3,” ungkapnya.
Lanjut ditegaskannya Janganlah terlalu gembira dengan nominal yang besar tapi bagaimana anggran itu dikelola lebih maksimal untuk masyarakat Sinjai dengan mengedepankan transparansi dalam pelaksanaan anggaran untuk meminimalisir terjadinya korupsi.
Lanjut dikatakan ocha Berharap dalam pelaksanaanya itu melibat publik dalam setiap prosesnya baik itu dari segi perencanaan penganggaran implementasi pertanggung jawaban dengan harapan anggaran tepat sasaran dan berkualitas.(Jumardi)







Komentar