JAKARTA-Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran, dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif yang tergabung dalam Tim Pengabdian melaksanakan kegiatan “Pemberdayaan Multimedia Edukasi dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Keselamatan Diri terhadap Bahaya Kebakaran” yang ditujukan bagi Karang Taruna Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kegiatan ini merupakan hibah yang didanai oleh Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (BIMA) 2025 oleh Kemdiktisaintek. Adapun pelatihan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi multimedia sebagai sarana edukasi interaktif dalam penyampaian pesan keselamatan kebakaran. Melalui pendekatan visual atau infografis yang menarik, peserta diharapkan lebih mudah memahami langkah-langkah antisipasi dan penanganan awal saat menghadapi situasi darurat kebakaran.

Ketua Tim Pengabdian, Deni Kuswoyo, menjelaskan bahwa penggunaan media edukatif berbasis multimedia dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya bagi generasi muda Karang Taruna saat ini.
“Kami ingin agar pemahaman tentang keselamatan diri tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui media interaktif yang mudah dipahami, menarik, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan ini meliputi pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), simulasi evakuasi darurat, serta pengenalan aplikasi dan video edukatif berbasis multimedia yang dikembangkan oleh tim pengabdian. Selain itu, peserta juga dilibatkan dalam pembuatan konten edukatif sederhana yang dapat disebarluaskan melalui media sosial Karang Taruna sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat
Ketua Rukun Warga 02 Kedoya Utara, Aris Munandar, menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi langkah nyata dalam memperkuat budaya keselamatan di lingkungan warga.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi garda terdepan dalam kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Karang Taruna Kedoya Utara tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis tentang keselamatan kebakaran, tetapi juga kemampuan praktis dalam menghadapi situasi darurat dengan tenang dan efektif.
Program ini berfokus pada penerapan teknologi multimedia untuk memperkuat literasi keselamatan masyarakat perkotaan. Pelatihan ini terdiri atas beberapa sesi menarik dan aplikatif, antara lain pelatihan pembuatan poster edukasi keselamatan menggunakan aplikasi Canva, praktik penggunaan APAR, hingga simulasi kesiapsiagaan kebakaran.
Pada sesi simulasi kesiapsiagaan kebakaran misalnya, anggota Karang Taruna Kedoya Utara dan warga RW 02 kelurahan Kedoya Utara mengikuti simulasi kebakaran yang meniru kondisi darurat nyata. Kegiatan ini melibatkan prosedur evakuasi, koordinasi antar warga, serta praktik tindakan cepat dalam mengamankan diri dan lingkungan.
Kegiatan ini menghasilkan Tim Relawan RW.02 Karang Taruna Kedoya Utara dan produk multimedia edukatif, seperti poster hasil karya peserta, yang akan digunakan untuk kampanye berkelanjutan mengenai keselamatan kebakaran di lingkungan setempat. Pengabdian juga ini menggabungkan aspek teknologi, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih tanggap terhadap potensi bahaya kebakaran. (fs)







Komentar