oleh

Dimotori Sudin SDA, 400 Petugas Gabungan Pemkot Jaksel Keruk Lumpur dan Saluran Air di Kemang

JAKARTA – Sebanyak 400 petugas gabungan dari Pemkot Jakarta Selatan melakukan kerja bakti akbar di wilayah Kecamatsn Kebayoran Baru dan Mampang. Kerja bakti yang dimotori Sudin Sumber Daya Air (SDA) melakukan serangkaian kegiatan seperti keruk lumpur Kali Krukut, bersihkan saluran, pembuatan Sumur resapan dalam, dan lainnya.

Sebelum mulai pekerjaan ratusan petugas yang didominasi Pasukan Pelangi mengikuti apel yang dihadiri Walikota Jaksel Muhammad Anwar didampingi Kasudin SDA Santo. Anwar selaku Pembina Apel memberikan arahan kepada ratusan anggota Pasukan Pelangi yang terdiri dari Pasukan Biru (SDA), Pasukan Oranye (PPSU), dan lainnya. Acara juga dihadiri Wakil Walikota Ali Murthado, Sekko Jaksel Mukhlisin, Camat Kebayoran Baru, Camat Mampang, beserta para lurah.

Anwar mengingatkan agar kerja bakti akbar ini dilakukan secara profesional untuk meminimalisir banjir di kawasan Kemang. “Warga sering mengeluhkan banjir. Untuk itu, mari kita keruk lumpur Kali Krukut di Jl Kemang di Kelurahan Bangka ini, termasuk saluran air. Kita juga membangun dua unit Sumur Resapan Dalam yang mampu menyerap air cukup signifikan. Lubang sumur ini berkedalaman lebih dari 25 meter agar mendapatkan gravitasi yang cukup untuk menyedot air,” tandas Anwar.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dipantau oleh warga setempat yang terdiri dari RT-RW, LMK, Karang Taruna, PKK, tokoh warga, dan lainnya. “Warga mengharapkan petugas bekerja serius agar warga bisa terbebas dari genangan ataupun banjir,” pungkas Anwar yang hadir ke lokasi menggunakan sepeda sambil berolahraga.

Kasudin Santo menambahkan bahwa kerja bakti massal yang mengerahkan 400 petugas gabungan hanya berlangsung hari ini. “Untuk itu, kerja bakti ini harus kita maksimalkan membersihkan kali, saluran, dan tali air, secara manual,” ujar Santo yang juga mengerahkan alat berat sebanyak tiga unit dan 20 truk.

Adapun kegiatan pengerukan lumpur Kali Krukut sepanjang 300 meter butuh waktu selama dua bulan. “Pengerukan dilakukan pakai alat berat jenis ampibi dua unit dan satu unit lagi eskavator jenis long arm. Targetnya lumpur setebal satu meter yang menyumbat aliran air, dikeruk lalu dibuang ke kawasan Ancol,” jelas Santo.

Salah satu tokoh warga, Chandra menyambut baik inisiatif Pemkot Jaksel melakukan kerja bakti di wilayahnya. “Beberapa hari kemarin wilayah kami lumayan parah, karena permukaan tanah di rendah sehingga tiap ada limpasan air dari sungai larinya ke sini. Semoga pengerukan Kali Krukut nanti benar-benar ada hasilnya,” ucap Chandra. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *