oleh

Dihadiri Jusuf Kalla dan Rustam Effendi, PMI Jakarta Gelar Pesta Komunitas Donor Darah Rayakan HDDS

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS), Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menggelar donor darah yang diikuti sekitar 400 orang. Kegiatan tersebut dibuka Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) yang berlangsung di kantor Walikota Jakarta Barat Jl Raya Kembangan, Sabtu (14/6).

Dalam sambutannya JK mengapresiasi PMI Jakarta yang menggelar kegiatan kemanusiaan. “Tanggal 14 Juni diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day (WBDD) Untuk merayakan hari tersebut, PMI selalu berupa memberikan darah, memberikan harapan hidup pada siapapun yang membutuhkan,” kata mantan Wapres dua periode, JK didampingi Ketua PMI Jakarta Rustam Effendi, Asisten Kesra DKJ, dan Walikota Jakbar Uus Kuswanto.

Dari seluruh propinsi di Indonesia, sambung JK, Jakarta merupakan pengumpul darah terbanyak. “Sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta yang mana tiap hari butuh sedikitnya 1.000 kantong darah untuk didistribusikan ke sekitar 200 rumah sakit. Menurut dokter, kebiasaan berdonor justru membuat kita makin sehat karena darah berganti baru,” kata JK pada acara yang juga dihadiri ratusan pendonor setia.

Ketua PMI Jakarta Rustam Effendi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan peringatan Hari Donor Darah Sedunia. “Kegiatan ini menjadi semacam pestanya kominitas pendonor. Pada kesempatan ini kami juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pendonor setia, minimal 120 kali berupa piagam dan logam mulia,” jelas Rustam.

Dalam kegiatan ini PMI Jakarta berhasil mengumpulkan sekitar 3.000 kantong sesuai jumlah undangan. “Ke depan, kami akan mengkampanyekan donor darah untuk kalangan anak muda. Kami ingin aksi donor darah menjadi life style kawula muda,” tambah Rustam yang pernah menjadi Walikota Jakut dan Jakbar. Ia menambahkan seseorang boleh mendonorkan darah minimal usia 17 tahun hingga 65 tahun. Namun meski usia melampaui 65 tahun, kalau masih sehat, bisa berdonor lagi.

Mewakili Gubernur Jakarta, Asisten Kesejahteraan Rakyat, Ali Maulana Hakim dalam sambutannya menyampaikan donor darah merupakan aksi nyata kemanusiaan. “Donor darah ini sangat penting untuk membantu sesama manusia. Sehingga, sosialisasi secara masif sejak usia dini perlu dilakukan,” ucap Ali mantan Walikota Jakarta Utara.

Untuk itu, Ali mengimbau demi meningkatkan kesadaran warga sangat penting agar saat sehat bisa kita bisa ikut mendonorkan darahnya. “Saya memberikan apresiasi kepada PMI Jakarta yang sudah menginisiasi pemberian penghargaan kepada para
pendonor setia, karena peran pendonor ini sangat luar biasa dalam upaya menyelematkan nyawa manusia,” ungkapnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *