JAKARTA – Untuk mengatasi pasokan air di kawasan low supplay, Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menugaskan PAM Jaya memberikan bantuan tandon air. Pada tahap ini bantuan tersebut diberikan kepada warga di RW 10, Kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Utara, sebanyak 54 tangki air.
Keberadaan tandon atau tangki air tersebut digunakan untuk mengatasi pasokan air yang alirannya terlalu kecil atau sedang terjadi kendala terhenti aliran. Program pemasangan tandon air di lingkungan permukiman tersebut sebagai rangkaian dari target bantuan sebanyak 1.000 tandon yang akan dilakukan di sejumlah kawasan Jakarta.
Warga RW 10 Pademangan Timur menyambut baik atas program bantuan tersebut. “Dengan adanya tandon air ini, berarti di lingkungan kami punya cadangan air sehingga mendorong aliran jadi lebih lancar. Kami ucapkan terimakasih kepada Pemprov DKJ yang telah menugaskan PAM Jaya menjalankan program ini,” ujar Sulastri di RW 10 Pademangan Timur, Jakarta Utara, Rabu (29/1).
Petugas tim PAM Jaya Aswin Adam menjelaskan pemberian bantuan ini dilakukan setelah sebelumnya diadakan survei mendalam oleh tim PAM Jaya untuk menentukan kebutuhan kapasitas tandon yang sesuai. “Program ini secara bertahap totalnya mendistribusikan 1.000 tandon air kepada pelanggan di seluruh wilayah DKI Jakarta, khususnya di kawasan yang tergolong low supply atau memiliki pasokan air yang kurang stabil,” jelasnya.
Aswin bersyukur bahwa hasil jerih-payah Tim PAM Jaya mendapat tanggapan positif dari warga. “Alhamdulillah, warga tampat sangat antusias dan berterima kasih adanya tandon di permukiman warga,” ujar Aswin. Menurutnya, tandon ini sangat membantu para pelanggan, di mana air yang low supply ini bisa teratasi dengan pemberian tandon.
Melalui bantuan tandon air ini, sambungnya, diharapkan pelanggan dapat menampung air sebagai solusi sementara, ketika terjadi gangguan suplai air. “Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan layanan air bersih yang lebih baik dan merata di Jakarta,” tandasnya. (jo)







Komentar