oleh

KAI Siap Kirim Advokat Bantu Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

POSKOTA.C0 – Dewan Pimpinan Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI) menyatakan siap menyediakan advokat anggotanya untuk membantu penyelesaian maupun penegakkan hukum jika ada para pihak dalam kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan ada yang membutuhkanya.

Hal itu disampainnya menanggapi tragedi  di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur yang menewaskan 129 orang akibat terjadinya kericuhan pasca pertandingan selesai.

“Sebagai organisasi advokat yang peduli terhadap masyarakatnya, KAI akan  memberikan bantuan dan pikiran hukum yang dibutuhkan masyarakat korban tragedi Kanjuruhan, “ujar Erman Umar didampingi Sekjen KAI Heytman Jansen PS dalam siaran persnya, Senin (4/10).

DPP KAI juga meminta pihak Kepolisian mengusut tuntas adanya dugaan daya tampung penonton yang diduga melebihi kapasitas dimana hanya untuk 38.000 orang namun diduga jumlah penumpang melebihi kapsitas.

“Perlu juga dilakukan audit terhadap penjualan tiket, karena adanya dugaan penjualan tiket melebihi ketentuan sehingga penonton/orang yang hadir diduga melebihi dari tigapuluh delapan ribu orang,” jelas Erman.

Dikatakannya, pihak Kepolisian saat ini sudah mengantongi para suporter.yang di duga sebagai perusuh dan provokator dan berharap kasus tragedi itu tidak berlarut – larut.

TAAT HUKUM

Presiden (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Erman Umar kembali menegaskan  penyelenggaraan pertandingan sepak bola harus taat hukum. Oleh karenanya, penegakkan dan perlindungan hukum dalam dunia sepak bola Indonesia kini jelas semakin diperlukan dan karenanya perlu terus dikembangkan.

Jika tidak ingin terjadi lagi tragedi seperti di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur, kata Erman, pertandingan sepak pada semua level di Indonesia harus mengikuti dan taat terhadap ketentuan-ketenruan hukum yang berlaku.

KAI sebagai organisasi advokat yang senantiasa memberi perhatian terhadap perkembangan dan penegakkan hukum serta kasus-kasus istimewa yang terjadi di masyarakat luas, menyatakan bela sungkawa yang sebesar-besar atas peristiwa tragedi musibah di Stadion Kanjuruhan.

DPP KAI mengingatkan semua pihak, sepak bola merupakan olah raga paling populer di Indonesia dan sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat luas.

Oleh sebab itu ke depan, DPP KAI berharap agar pertandingan-pertandingan sepak bola harus tetap dapat diselenggarakan, namun keamanan dan ketertibannya perlu lebih ditingkatkan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Bukan saja tunduk terhadap statuta FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia, tetapi juga harus seiring dengan mematuhi standar keamanan, ketertiban dan penegakkan hukumnya,” tegas Presiden KAI, Erman Umar.

Dalam menghadapi kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, DPP KAI memandang kini bukan saatnya untuk saling menyalahkan satu dengan yang lainnya.

USUT TUNTAS

Kendati begitu DPP KAI menegaskan, memang tragedi ini perlu diusut sampai tuntas, dan para pelaku yang kemudian terbukti bersalah melanggar hukum, perlu segera ditindak sesuai dengan tingkat dan konteks kesalahannya masing-masing.

“Hal ini untuk memberi pelajaran agar semua pihak kedepan lebih berhati-hati dan bekerja lebih profesionl,” tambah Presiden KAI Erman Umar.

Belajar dari kasus di Kanjuruhan Malang, DPP KAI berharap di masa depan kasus serupa tidak pernah akan terulang lagi sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan nyaman dan kondusif. Dengan begitu DPP KAI mengharapkan kualitas sepak bola Indonesia terus dapat meningkat dan mencapai Prestasi optimal. (ril/d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *