oleh

Warga Jalan Mampang Prapatan X Kelurahan Tegal Parang Keluhkan Beton Penutup Saluran yang Ambrol

JAKARTA-Warga Jalan Mampang Prapatan X RT 06 RW 01 Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan mengeluhkan ambrolnya beton penutup saluran yang tidak segera ditangani Sudin PU Tata Air, Kotamadya Jakarta Selatan. Pasalnya akibat kondisi tersebut sudah banyak pengendara sepeda motor yang jadi korban akibat terperosok ke lubang saluran.

“Beberapa waktu lalu warga pernah melaporkan kondisi tersebut ek pihak Kecamatan Mampang Prapatan. Namun yang dikirim pasukan kuning sehingga mereka cuma membersihkan sampahnya aja,” kata Luky warga RT 06 RW 06, Senin (05/01/2026).

Menurut dia, pasukan kuning tidak salah juga sebab tugas mereka memang hanya membersihkan sampah. Seharusnya yang dikirim pasukan biru yang biasanya menguras saluran dan memperbaiki kerusakan.

Akibatnya beton penutup saluran yang kondisinya semakin rapuh akhirnya ambrol karena terus menerus dilewati mobil dan motor. Sejak ambrolnya beton penutup saluran air tersebut sudah banyak memakan korban para pengendara motor.

Apalagi saat malam hari atau diwaktu hujan lubang saluran yang terbuka tidak terlihat oleh para pengendara. Pasalnya letak lubang tersebut persis berada di tikungan sehingga para pengendara terlambat menghindar.

Selain bagian penutup saluran yang ambrol dibagian bawah saluran juga banyak dipenuhi lumpur. Akibatnya ketika hujan fungsi saluran menjadi tidak maksimal sehingga air melimpas ke mana-mana.

“Limpasan air dari saluran tidak jarang ikut masuk ke sumur warga sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap,” tambah Luky.

Oleh karena itu dia berharap aparat berwenang segera mengatasi persoalan yang banyak dikeluhkan warga tersebut. Jangan sampah semakin banyak pengendara motor yang terperosok dan luapan air memasuki sumur-sumur warga.

“Kerusakan harus cepat-cepat ditangani. Sebab jalan ini sangat vital akibat banyaknya warga yang bolak balik mengantar anak sekolah atau keperluan lain ke Kantor KUA Kecamatan Mampang Prapatan,” tambahnya.

Sementara itu Erwin Lobo dari Bagian Humas Sudin Kominfotik Kotamadya Jakarta Selatan ketika dikonfirmasi berjanji akan menyampaikan persolan tersebut kepada pihak Sudin PU Tata Air. Ia berharap keluhan warga tersebut bisa segera ditindak lanjuti. (fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *