oleh

Kerahkan 500 Personel Gabungan, Pemkot Jaksel Gelar Kerja Bakti Keruk PHB Lenggong dan Buat Sumur Resapan Dalam

JAKARTA – Pemkot Jakarta Selatan kembali menggelar kerja bakti skala besar untuk antisipasi banjir. Kegiatan yang mengerahkan sekitar 500 petugas gabungan tersebut mengeruk lumpur saluran Penghubung (PHB) Lenggong dan membuat sumur resapan dalam di wilayah Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa.

Walikota Jaksel Muhammad Anwar menjelaskan tiap Minggu di wilayahnya melakukan kerja bakti secara bergilir. “Adapun kerja bakti skala besar yang diinisiasi Sudin Sumber Daya Air (SDA) dilakukan dengan kekuatan dan target yang lebih besar,” kata Anwar usai memberi arahan kepada ratusan petugas yang berkumpul di Kebun Percontohan, Kementerian Pertanian di Jl Raya Jagakarsa, Minggu (23/11).

“Kegiatan ini mengerahkan 500 petugas gabungan yang didominasi anggota Pasukan Pelangi. Selain mengeruk PHB Lenggong, petugas juga membersihkan saluran air di Jl Durian dan Aren,” jelas Anwar didampingi sejumlah pejabat Pemkot Jaksel, termasuk Kasudin SDA Santo. Apel upacara juga dihadiri banyak warga yang sangat mendukung kegiatan tersebut karena lingkungan mereka sering kebanjiran.

Pembuatan Sumur Resapan Dalam (SRD) yang saat ini cuma dua lokasi, Anwar minta kepada Santo untuk membuat 20 unit. “Waktu saya jadi Walikota Jakarta Timur, saya bangun 4.000-an unit berkedalaman 28 meter, cukup efektif mengurangi banjir dan kini saya ingin terapkan di Jaksel,” tandas Anwar.

Kasudin SDA Jaksel Santo menyatakan kegiatan kerja bakti merupakan langkah antisipasi, terhadap permasalahan genangan atau banjir, yang kerap melanda kawasan ini. “Kita melakukan kerja bakti, kolaborasi dari semua SKPD, termasuk camat dan lurah,” katanya.

Untuk memastikan kegiatan berjalan optimal, Santo mengaku pihaknya melibatkan kurang lebih 500 personel, dua unit ekskavator, dan enam unit dumtruck. “Personil ini sekitar 500an orang, sedangkan untuk alat eksavator kita ada 2 unit, dump truk kita ada 6 unit. Adapun pengerukan Phb Lenggong butuh waktu sekitar tiga minggu,” ucapnya.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi, turut hadir kegiatan itu. Menurutnya, kerja bakti skala besar merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap banjir. “Saya sangat mendukung 100 persen untuk seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Pak Walikota. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa Pak Anwar sangat fokus dan peduli terhadap kerja-kerja di masyarakat,” ujar Nabilah, politisi PKS.

Nabilah menilai banjir masih menjadi kendala utama, mengingat Jakarta Selatan dilintasi oleh jalur air yang panjang seperti Kali Ciliwung. Kondisi itu membuat sejumlah wilayah Jaksel rawan banjir. “Pak Anwar ingin menjadikan pengalaman di Jakarta Timur membangun ribuan unit SRD untuk diterapkan di Jakarta Selatan dan saya sangat support,” kata Nabilah yang hadir di lokasi dibonceng motor seorang wanita. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *