oleh

26 Warung Berdiri di Fasum Jalan Karet Pasar Baru Barat Dibongkar Pasukan Pelangi Tanah Abang

JAKARTA – Sebanyak 26 warung semi permanen yang menutup akses sejak puluhan tahun di kawasan, Jalan Karet Pasar Baru Barat RW 06 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) dibongkar pasukan pelangi Kecamatan Tanah Abang dipimpin  Camat Suprayogie, Kamis (13/11/2025).

Pembongkaran puluhan warung semi permanen tersebut tindaklanjut usulan warga  yang meminta kawasan di sepanjang, Jalan Karet Pasar Baru Barat RW 06 Karet Tengsin ditata secara menyeluruh.

Wakil Camat (Wacam) Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami membenarkan bahwa, pembongkaran sebanyak 26 warung semi permanen menindaklanjuti usulan warga RW 06 Karet Tengsin. “Usulan penataan kawasan jalan ini tindaklanjuti usulan dari warga setempat yang menginginkan penataan secara menyeluruh di kawasan, Jalan Karet Pasar Baru Barat RW 06 Karet Tengsin, karena sudah 30 tahun kumuh dan semrawut termasuk jalannya pada rusak minta diperbaiki Suku Dinas (Sudin) Bina Marga (BM) Jakarta Pusat,” ungkapnya.

Camat Tanah Abang Suprayogi usai memimpin pembongkaran mengatakan, total keseluruhan ada sebanyak 26 warung semi permanen yang dibongkar. Selanjutnya kawasan jalan tersebut dilakukan penataan sesuai usulan permintaan warga RW 06 Karet Tengsin.

Suprayogie menerangkan, para pemilik warung semi permanen sudah disosialisasikan terlebih dahulu sebelum warungnya dibongkar. Mereka akhirnya menyadari dan merelakan warung yang didirikan di Fasilitas Umum (Fasum) dibongkar karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 Ketertiban Umum (Tibum).

“Pembongkaran berlangsung kondusif. Ada 100 pasukan pelangi Kecamatan Tanah Abang yang dikerahkan ke lokasi menggunakan peralatan manual komplit,” ungkap Suprayogie didampingi Lurah Karet Tengsin, Firman Wibowo.

Seluruh bekas material sampah pembongkaran di lokasi, kata Suprayogie sedang dibersihkan pasukan oranye Lingkungan Hidup (LH) dibantu PPSU.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH Kecamatan Tanah Abang, Aripin menambahkan, pembersihan material sampah bekas bongkaran berupa  bahan material kayu, seng, asbes, besi, terpal dan lain-lain langsung diangkut dengan 3 armada truk KDO typer besar dan truk typer kecil.

“Total volume sampah material bekas pembongkaran terangkut sebanyak 42 meter kubik kemudian dibuang ke Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Tuntas pukul 18.30 WIB malam,” ungkap Aripin didampingi Panglima Pengawas LH Kecamatan Tanah Abang Muchlis. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *