oleh

Dijaga 500 Personel Satpol PP DKI, Kawasan CFD Kini Mulai Tertib dari Gangguan PKL dan Pengamen

JAKARTA – Sejumlah pedagang kali lima (PKL) dan pengamen di kawasan Car Free Day (CFD) di Jl MH Thamrin-Sudirman, Jakarta Pusat, yang biasanya bandel kini sudah mulai tertib. Tiap Minggu pagi kawasan tersebut dijaga sekitar 500 petugas Satpol PP DKI Jakarta yang tidak kenal lelah menertibkannya.

Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin yang tengah melakukan patroli di sepanjang jalan protokol tersebut membenarkan bahwa tiap gelaran CFD atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) pihaknya mengerahkan 500 personel. “Mereka dari sejak pagi sudah diplot di tempat tugas masing-masing yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari kawasan Monas sampai Patung Senayan,” kata Arifin di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (3/11).

Menurutnya, para petugas Satpol PP yang diterjunkan di lapangan secara terus-menerus menjaga kawasan CFD bebas dari gangguan ketertiban umum, terlebih lagi kelompok PKL maupun pengamen yang suka main kucing-kucingan. “Target dari penjagaan tersebut adalah menjaga badan jalan dan trotoar harus steril dari PKL maupun pengamen. Mereka telah disediakan tempat di beberapa spot agar tidak mengganggu pengunjung CFD yang sedang berolah raga atau bersantai,” kata Arifin didampingi Sekretaris Satpol PP DKI Jakarta Santosa.

Tiap Minggu pagi, Arifin dan sejumlah pejabat Satpol PP melakukan patroli di kawasan CFD menggunakan sepeda listrik untuk memantau kinerja anak buah maupun menertibkan langsung para pelanggaran. “Para petugas harus sabar menertibkan pelanggaran, walaupun kadang mereka bandel dan susah ditertibkan,” tandas Arifin.

Menurutnya, sekarang kawasan CFD sudah relatif tertib, tapi tetap harus dijaga dari pagi sampai jelang siang. “Dulu banyak sekali PKL yang nekat gelar lapak di tengah jalan. Begitu pula para pengamen yang terdiri dari kelompok ondel-ondel, penyanyi buta, dan lainnya berseliweran di tengah jalan atau trotoar, kini nyaris tidak ada lagi. Tapi kalau petugas meleng sebentar, mereka bakal balik lagi ke jalanan,” papar Arifin. Khususnya untuk kelompok PKL yang bandel, akan diberikan kartu kuning. Identitasnya dicatat dan wajahnya difoto. Nanti jika mengulang lagi pelanggaran, bakal dikenakan kartu merah sehingga haknya di lokasi PKL binaan dapat dihapus.

Sejumlah pengunjung CFD menyambut baik tindakan Satpol PP yang dinilainya cukup tegas dan humanis dalam menertibkan pelanggaran. “Sekarang di kawasan CFD sudah tergolong bersih dari gangguan PKL dan pengamen. Tapi saya masih melihat petugas Satpol,  termasuk Srikandi Sepeda (Petugas Satpol Wanita-red) menertibkan mereka dengan ramah,” kata Elizabeth, warga Kemayoran, Jakarta Pusat,  yang rajin berolahraga di CFD. (jo)

Teks foto: Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin (tengah) bersama Srikandi Sepeda berpatroli di kawasan CFD Jl Thamrin-Sudirman, Jakpus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *