oleh

Camat Cidahu Sebut Wilayahnya Ramah Investasi, Dorong Kepatuhan Regulasi

KUNINGAN – Camat Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Dian Ahmad Nasehudin menyebut wilayahnya merupakan tempat yang ramah investasi. Sehingga bagi para pelaku kegiatan usaha, kondisi ini menjadi komponen pendukung yang membuka peluang bagi mereka berinvestasi dengan lebih mudah dan lancar.

Demikian dikemukakan Camat Cidahu Dian Ahmad Nasehudin ketika dikonfirmasi POSKOTAONLINE.COM pada Sabtu (17/10/2026) sore, menanggapi adanya langkah Pemda Kuningan beberapa hari lalu yang diimplementasikan ke lapangan oleh lembaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan melakukan penutupan sementara aktivitas dan kegiatan pembangunan pabrik baru di Desa Cieurih.

“Sehari sesudah ada tindakan terukur dari Satpol PP Kabupaten Kuningan, kami (Forkopimcam Cidahu-red) dengan cepat merespon, berinisiatif melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat,” terangnya.

Tujuan dari upaya itu, sambung Dian, agar pascapenutupan sementara tersebut, diharapkan tidak menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat. Masyarakat tentunya perlu diberikan informasi yang jelas dari pemerintah desa.

“Hasil rapat koordinasi yang sudah kita lakukan, Pemdes Cieurih menjelaskan, situasi masyarakatnya tetap kondusif dan tidak ada gejolak apapun,” ujar Camat Cidahu.

Sehubungan itu, sebagai pihak yang menjadi kepanjangan tangan Bupati Kuningan, Camat Cidahu ini mendorong dan mengajak agar pihak pelaksana atau investor yang sedang merencanakan, mempersiapkan dan melakukan pekerjaan pendukung pembangunan pabrik baru dimaksud, dapat memenuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Dukungan masyarakat setempat (Cieurih-red) terhadap rencana investasi pelaku usaha di sini dinilai sudah sangat linier dengan sikap Pemda Kuningan yang cukup terbuka menerima kehadiran investor, namun tentu saja perlu dibarengi dengan pemenuhan persyaratan yang sesuai regulasi,” ucap Camat Dian diplomatis.

Pada tempat berbeda, Kepala Desa Cieurih melalui Kasi Pemerintahan setempat, Muradi menjelaskan, pihaknya menerima berbagai pendapat dan masukkan dari warga.

“Secara mayoritas warga kami cukup terbuka dan merespon baik pendirian pabrik baru ini, sehubungan keberadaan pabrik nanti akan mendatangkan siklus perekonomian yang bermanfaat bagi peluang lapangan kerja serta hal-hal lainnya,” papar Muradi.

Pihak pemerintah desa, lanjut Muradi, hanya berpesan agar warga dapat bersabar mengikuti tahapan kegiatan pembangunan. Sebab segala sesuatu itu harus memedomani ketentuan yang diatur pemerintah. Harapannya, segala urusan dapat berjalan lancar, agar kegiatan pembangunan kembali bisa berjalan.

Sementara itu, salah seorang warga Cieurih kepada POSKOTAONLINE.COM, sempat menanyakan kapan kegiatan pembangunan pabrik ini dapat kembali berjalan.

“Jika aktivitas pembangunan bisa dimulai, tentu warga disini bisa ikut bekerja dan beberapa pedagang pun ada yang diuntungkan,” ungkap warga yang enggan disebut namanya itu berharap. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *