BEKASI – Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Provinsi Jawa Barat, telah menetapkan beberapa program strategis organisasi. Hal tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi (rakor) pengurus organisasi, yang berlangsung pada salah satu tempat di Bekasi, Jum’at (16/10/2026) malam.
Kegiatan itu dipimpin langsung Ketua AWI DPD Jawa Barat, Nacep Suryaman, SH.,dengan didampingi Sekretaris Supriadi, S.Kom, dan Bendahara Suradi. Hadir juga Wakil Ketua I Abdullah, Wakil Ketua II Lambert, Wakil Ketua III Hj. Kawiroh, Bidang Humas AWI DPD Jawa Barat, Suryani, SH serta rekan sejawatnya, Lukman asal DPC Kota Bekasi dan Bidang UMKM, Haryudi asal DPC Cirebon.
Sekretaris AWI DPD Jawa Barat Supriadi, S.Kom dalam rakor itu menegaskan kemajuan organisasi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya dibebankan kepada ketua atau pengurus di tingkat daerah.
Menurutnya, organisasi akan bertumbuh dan berkembang apabila seluruh jajaran memiliki kepedulian, kesadaran, dan komitmen bersama dalam menjalankan peran masing-masing. “Semangat kebersamaan perlu menjadi landasan dalam setiap program, sehingga keputusan yang dihasilkan melalui rapat koordinasi dan konsolidasi ini dapat ditindaklanjuti secara nyata,” ujar Supriadi.
Sementara itu, Wakil Ketua l Abdullah mengungkapkan rapat koordinasi dan konsolidasi tersebut juga tentu menjadi ruang untuk menyamakan visi, memperkuat hubungan antar pengurus dan anggota, serta sekaligus membangun kepercayaan di antara pengurus DPD dan DPC.
“Melalui iklim komunikasi yang sehat dan baik, setiap tantangan organisasi diharapkan dapat dihadapi melalui musyawarah dan kerja bersama,” harapnya.
Pada akhirnya, kegiatan Rakor Pengurus AWI DPD Jawa Barat, menetapkan beberapa poin penting, yakni terkait program peningkatan kualitas dan kapasitas wartawan melalui rencana penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan khususnya yang tergabung di organisasi AWI. Kemudian, penguatan hubungan kerja sama dan kemitraan dengan pemerintah, khususnya pemerintah daerah melalui FORKOPIMDA Provinsi Jawa Barat. Namun dengan prinsip tidak memandulkan atau mengebiri fungsi pers sebagai sosial kontrol.
“Program paling dekat dimulai pada awal Nopember 2026 adalah mendorong kepedulian dan kesadaran seluruh komponen AWI DPC kabupaten/kota untuk berkontribusi nyata terhadap kelembagaan organisasi ini,” pungkasnya. (Cep)







Komentar