oleh

Hasil Mukota VII, Samser Affandi Gultom Secara Musyawarah Terpilih Sebagai Ketua Kadin Jakpus Periode 2026-2031 ‎

‎JAKARTA – Samser Affandi Gultom secara resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Pusat periode 2026-2031. Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Mukota) VII Kadin Jakarta Pusat di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Samser mengatakan, kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan sinergi antarpengusaha, khususnya antara pelaku usaha kecil, menengah, dan besar. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas peluang usaha sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis pelaku usaha kecil di tengah tantangan ekonomi.

“Jadi, yang pertama adalah sinergi antara beberapa jenis usaha agar semuanya bisa saling mengisi. Misalnya sebuah perusahaan konstruksi sedang mengerjakan sesuatu, maka bisa bersinergi dengan anggota lainnya di bidang transportasi, dan sebagainya,” kata Samser usai terpilih.
‎
‎”Penekanan visi kita adalah meningkatkan kerja sama antara pengusaha kecil, menengah, dan besar agar bisa bersinergi. Jadi, perusahaan-perusahaan besar harus juga membantu perusahaan kecil supaya perusahaan kecil itu bisa hidup, jangan hanya yang besar saja,” kata Samser seusai Mukota VII Kadin Jakarta Pusat.
‎
‎Untuk mewujudkan visi tersebut, Samser berencana mengoptimalkan potensi seluruh anggota Kadin Jakarta Pusat dari berbagai sektor usaha. Sinergi akan dibangun dengan mempertemukan kebutuhan antaranggota agar peluang bisnis dapat dimanfaatkan bersama.
‎
‎Pengurus Gapensi ini mencontohkan, perusahaan konstruksi yang membutuhkan jasa transportasi dapat bekerja sama dengan anggota Kadin yang bergerak di sektor perhubungan. Begitu pula kebutuhan barang untuk kegiatan usaha dapat dipenuhi melalui koordinasi dengan anggota yang bergerak di bidang impor.
‎
‎Menurut Samser, pola kerja sama tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan bisnis yang saling menguntungkan dan membuat setiap sektor usaha memiliki peluang untuk berkembang. Karena itu, konsolidasi internal menjadi langkah awal yang akan dilakukan setelah kepengurusan baru terbentuk.
‎
‎”Kita harus menyinergikan seluruh anggota yang berpotensi. Kadin ini terdiri dari berbagai pengusaha, ada konstruksi, periklanan, importir, hingga perhubungan. Kita sinergikan agar bisa saling mengisi,” ujarnya.
‎
‎Di sisi lain, Samser menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat. Setelah menyusun kepengurusan, pihaknya berencana melakukan audiensi dengan pemerintah kota untuk memetakan peluang kerja sama yang dapat dijalankan bersama.

‎Ia menyebut, kolaborasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung program pemerintah daerah, tetapi juga membantu anggota Kadin yang menghadapi kendala dalam menjalankan usaha, termasuk persoalan perizinan. “Walaupun ada permasalahan mengenai izin dan lain-lain, kita akan berkolaborasi. Saya sebagai ketua siap membantu anggota-anggota yang bermasalah dalam pengurusan izin dan lain-lainnya,” tutur Samser.
‎
‎Samser mengakui kondisi ekonomi saat ini menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para pelaku usaha. Untuk menyikapinya, Kadin Jakarta Pusat akan terlebih dahulu mengidentifikasi dan memperkuat potensi yang dimiliki para anggotanya sebelum merumuskan langkah konkret di lapangan.
‎
‎Ia membeberkan, pemetaan potensi usaha diperlukan agar organisasi dapat menentukan peluang yang realistis untuk dikembangkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Kadin Jakarta Pusat juga akan memprioritaskan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan yang dapat didukung oleh dunia usaha. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *