JAKARTA – Peter Layardi Lay mendatangi Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Nasional (Munas) untuk menyerahkan dokumen kelengkapan dan uang pendaftaran Rp 200 juta sebagai persyaratan maju Bakal Calon Ketua Umum (Bacaketum) PB PTMSI Periode 2026-2030. Munas PB PTMSI akan dilangsungkan di Jakarta, 5-6 Februari 2026.
“Kedatangan saya ke tim TPP Munas PB PTMSI hari ini untuk menyerahkan kelengkapan dokumen sebagai persyaratan administrasi jadi Bacaketum PB PTMSI periode 2026-2030. Juga menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp 200 juta,” ucap Peter ditemui wartawan usai bertemu tim TPP, Rabu (28/1/2026), di Lantai 8 Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta.
Peter menuturkan 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) PTMSI dari 38 yang ada telah memberikan surat dukungan kepada dirinya untuk kembali maju menjadi nahkoda tenis meja Indonesia. “Puji syukur saya mendapatkan 34 surat dukungan dari Pengprov PTMSI,” tutur Peter. “Bahkan ada dua surat dukungan lagi dari Pengprov yang juga akan memberikan dukungan untuk saya,” lanjutnya.
Di kesempatan ini Peter meminta Menpora Erick Thohir bersikap lebih bijaksana dalam menilai dan memahami dinamika organisasi tenis meja di Tanah Air.
“Dari awal sebenarnya organisasi tenis meja itu hanya satu, yakni PB PTMSI. Tidak ada dualisme karena hanya satu PB PTMSI yang jadi anggota KONI Pusat selaku National Sports Council sesuai undang-undang olaharaga yang berlaku dan belum berubah hingga saat ini. Karena itu saya berharap Menpora Erick Thohir dapat bersikap bijak dalam menyikapi dinamika organisasi tenis meja di Tanah Air. Terlebih seiring waktu berjalan diperkuat oleh keputusan hukum inkrah dari Mahkamah Agung RI dengan menyatakan PB PTMSI adalah satu-satunya organisasi tenis meja yang sah,” jelas Peter.
Peter menyebut dirinya terus berkomunikasi intensif dengan Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) terkait agar PB PTMSI dapat diterima sebagai anggota. “Dasar tersebut menjadikan alasan saya kembali maju jadi Bacaketum PB PTMSI periode 2026-2030,” kata Peter.
Sementara itu Ketua TPP Bacaketum PB PTMSI Dani Rotinsulu menuturkan pihaknya dari buka pendaftaran tanggal 22 Januari dan tutup nanti 3 Februari, baru kedatangan satu calon yaitu Peter Layardi Lay.
“Hari ini bapak Peter Layardi Lay kembali datang dengan menyertakan kelengkapan administrasi sebagai persyaratan. Kami masih menunggu hingga penutupan pendaftaran tanggal 3 Februari nanti. Persyaratan yang dibawa bapak Peter sepintas terpenuhi, namun kami akan melakukan validasi akhir pada 4 Februari atau sehari sebelum berlangsungnya Munas untuk kemudian hasilnya akan diserahkan kepada Pimpinan Sidang nanti,” jelasnya. (dk/jo)







Komentar