oleh

Lantik 2.703 Pegawai PPPK, Gubernur Pramono: Sudah Naik Status, Kalian Harus Kerja Lebih Giat

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan agar para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja dilantik, langsung bekerja melayani masyarakat secara profesional. Dengan naiknya status dari petugas honorer menjadi PPPK harus mampu meningkatkan semangat kerja.

“Kemarin saya sudah berpesan kepada mereka agar bekerja lebih giat lagi karena status mereka yang semula Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) sudah naik jadi PPPK yang merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi, kinerjanya harus naik,” tandas Pramono kepada wartawan di gedung Balaikota Jakarta, Jumat (22/8).

Sebagaimana diketahui pada kemarin sore, Pramono melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 2.703 pegawai PPPK formasi tahun 2024 tahap I. Pelantikan berlangsung di halaman Gedung Balaikota dan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh

Para pegawai yang dilantik ini merupakan bagian dari total 4.652 peserta yang dinyatakan lulus seleksi PPPK.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 658 tahun 2025 tentang Pengangkatan PPPK. “Mulai hari ini, saudara-saudara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dengan tanggung jawab sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 658 tahun 2025,” ujar Pramono.
Terdapat 4.826 formasi dalam pelaksanaan seleksi PPPK Tahun 2024 dan sebanyak 4.652 peserta dinyatakan lulus dan akan dilantik dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, pegawai PPPK yang diambil sumpah/janji hari ini berjumlah 2.703 berasal dari tenaga honorer dengan rincian tenaga guru 304 orang, tenaga kesehatan 61 orang, dan tenaga teknik 2.338 orang. Sedangkan sisanya bakal dilantik dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran ASN, termasuk PPPK, dalam mendukung transformasi Jakarta menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global. Untuk mendukung perwujudan visi tersebut dibutuhkan sumber daya manusia ASN, termasuk PPPK yang berwawasan luas, berpikir kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi cepat dengan perkembangan zaman.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan pelantikan pegawai PPPK yang telah lulus seleksi. Ia pun mengapresiasi Pemprov DKI yang telah melakukan pelantikan tahap pertama ini lebih cepat dari target sebelumnya.
Zudan juga berharap, pelantikan pegawai PPPK tahap kedua bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. “Kami dari BKN memberikan apresiasi kepada Gubernur DKI beserta seluruh jajaran karena dapat melantik lebih cepat dari target di 1 Oktober,” tandas Zudan. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *