oleh

Dinas Pendidikan Kuningan ‘Bergerak Bersama’ Beralas 5 Program Utama

KUNINGAN-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kuningan Jawa Barat, melakukan ‘gerakan bersama’ dalam rangka memetik salah satu tujuan mendasar, yakni menjadikan pendidikan di wilayah tersebut semakin baik dan semakin berkualitas.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Uu Kusmana, S.Sos.,M.Si.,ketika dihubungi POSKOTAONLINE.COM.,Senin (02/09/2024).

Mengawali cerita, Uu Kusmana mengatakan, jika dirinya baru terhitung sekitar 10 bulan (hingga Agustus 2024-red), menduduki jabatan kepala dinas pendidikan.

“Saya dilantik saat itu pada 27 September 2023 dan serah terima jabatan tanggal 2 Oktober 2023,” terangnya.

Menurut kadisdik ini, sejurus sesudah kepercayaan menahkodai dinas besar berada dipundaknya, dirinya langsung memutar otak untuk membuat kerangka program prioritas, yang dinilai bisa membawa martabat pendidikan di Kabupaten Kuningan semakin meningkat.

Dijelaskan Uu, tidak perlu waktu lama, didasari ide, gagasan serta motivasi dirinya, muncul 5 program utama yang berhasil dipetakan, sebagai acuan untuk membawa peningkatan kualitas dunia pendidikan di kabupaten ujung timur Jawa Barat tersebut.

Diuraikannya, program pertama, bagaimana tujuan Kabupaten Kuningan menuju ‘Kabupaten Pendidikan’ yang sudah digadang-gadang sejak 2016 lalu, dapat tercapai.

“Lalu kedua, bagaimana melanjutkan deklarasi Kuningan sebagai ‘Kabupaten Angklung’ yang sudah digagas dinas pendidikan beserta pemerintah daerah sejak 2017, kembali menggeliat dan memperlihatkan perkembangan itu,”ucapnya.

Kemudian sambung Uu, gagasan yang melahirkan munculnya program ketiga, adalah terkait pentingnya pemahaman, kepatuhan dan kesadaran lembaga, tenaga pendidik dan kependidikan terhadap peraturan perundangan, khususnya yang dikeluarkan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Kita semua mengetahui, jika dinamisasi regulasi (aturan-red) Kemendikbud RI terus berkembang, sehingga hal ini perlu diserap dan dimaknai secara betul dalam implementasinya,”pesan pria familiar ini.

Ditambahkannya, program keempat yang menjadi sasaran adalah bagaimana membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan dapat berjalan lebih merata.

“Kami berharap untuk kedepan, kualitas atau mutu pendidikan antara sekolah di perkotaan dengan yang berada di pinggiran tidak jauh berbeda,” harapnya.

Terakhir lanjut Uu, program kelima ini merupakan dukungan penting bagi tercapainya tujuan peningkatan kualitas pendidikan, adalah memberikan pemerataan keadilan bagi sarana prasarana sekolah.

“Keinginan yang ada harus berbanding lurus dengan ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana sekolah yang memadai,” ujarnya menekankan.

Sehubungan itu kadisdik mengungkapkan, guna percepatan teraihnya kelima program dimaksud, pihaknya kemudian membentuk ‘Tim Akselerasi’. Didalamnya, terdapat berbagai unsur kalangan, baik internal dinas pendidikan maupun lembaga eksternal lain, yang memiliki kerekatan kepentingan, kesamaan visi dan pandangan untuk secara bersama-sama saling dukung guna mewujudkan tujuan membawa peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan terus semakin maju.

“Tim akselerasi ini, ada dari tokoh pendidikan, lembaga mitra dinas pendidikan, kalangan akademisi serta komponen penting lainnya,”paparnya.

Mengakhiri pembicaraan, Uu menyampaikan terima kasih kepada pimpinan daerah, tim akselerasi, keluarga besar dinas pendidikan, seluruh komponen masyarakat dan semua pihak yang telah memberikan support atau dukungan, untuk mewujudkan harapan dan keinginan bersama itu.

“Alhamdulillah tim akselerasi yang bersifat kolaboratif ini, sudah bergerak bersama,  menghasilkan beberapa panduan dan capaian, sehingga tujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kuningan optimis dapat diwujudkan,”pungkasnya penuh keyakinan. (Cep/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *