POSKOTA.CO – Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas pantai Indonesia (IPERINDO) menyambut baik rencana kolaborasi revitalisasi armada TNI AL oleh PT PAL dengan galangan swasta nasional.
Ketua umum IPERINDO, Eddy Logam menyebutkan pelaku usaha galangan kapal kini mulai bisa bernapas lega dengan adanya revitalisasi armada TNI AL tersebut.
“Ini adalah momentum yang ditunggu tunggu selama hampir dua tahun,” ujar Eddy.
Sebab katanya, dua tahun ini sejak tahun 2020 semua perushaan galangan kapal mengalami keterpurukan akibat pandemi covid hingga berdampak sepinya order perbaikan dan pembuatan kapal baru.
Yang dialami pelaku usaha bukan saja mengalami krisis financial tapi juga merumahkan ribuan pekerjanya karena tidak adanya pekerjaan di galangan sebagai imbas pandemi Covid – 19.
“Ribuan orang kehilangan pekerjaan, sebab proyek pembangunan kapal yang diharapkan datang dari lembaga pemerintah-pun tak kunjung tiba, bahkan yang sudah direncanakan pun batal,” tuturnya.
Bahkan beberapa diantaranya ada yang menutup usaha galangan kapalnya, akibat dampak buruk situasi saat ini.
“Kalaupun ada galangan kapal yang masih terus bertahan sampai saat ini, masuk kategori ” seperti hidup segan, mati tak mau,” ucapnya.
Program pembangunan dan perbaikan kapal yang transparan seperti ini yang diharapkan para pelaku usaha untuk membangkitkan industri galangan kapal nasional.
Kolaborasi dari perusahaan galangan kapal yang lulus seleksi akan menciptakan synergy merah putih yang akan menumbuhkan industri maritim nasional secara merata.
Kedepannya, ungkap Eddy, proyek pembangunan dan pemeliharaan kapal HANKAM jangan lagi dikuasai segelintir perusahaan galangan, tapi harus dibuka secara transparan dan memberikan kesempatan hidup kepada semua galangan Nasional yang mampu bekerja.
” Kami dari IPERINDO sangat mendukung program PT.PAL, yang kami nilai ini sangat baik dan transparan untuk kemajuan industri maritim nasional,” kata Eddy.
Melalui synergy seperti, lanjut Eddy akan tercipta pemerataan dan keadilan sekaligus menumbuhkan minat investor untuk menanamkan modalnya di sektor maritim.
Sekjen IPERINDO Akan Naim menambahkan niat baik BUMN PT. PAL, yang dipercaya melakukan revitalisasi armada TNI AL yang akan melibatkan galangan kapal swasta benar-benar terwujud, sehingga industri ini kembali menggeliat untuk membangkitkan perekonomian nasional melalui peluang terbukanya lapangan kerja bagi ribuan pekerja galangan.
Angin segar yang bersumber dari PT PAL ini menjadi harapan besar, bagi pelaku usaha galangan.
Berdasarkan sumber Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas pantai Indonesia (IPERINDO), jumlah kapal yang akan direvitalisasi sebanyak 40 unit.
Dijelaskan, revitalisasi 40 unit armada TNI AL itu melibatkan galangan swasta nasional yang dipimpin langsung oleh PT PAL sebagai Lead Integrator-nya.
Perusahaan galangan kapal anggota IPERINDO itu, nantinya akan diseleksi. Galangan yang lulus assesment akan menjadi mitra PT PAL untuk bersama-sama mengerjakan proyek revitalisasi armada milik TNI AL, meliputi, maintenance, repair, and overhaul ( MRO).
Terhadap proyek itu, Dirut PT PAL Kaharudin Djenod, baru-baru ini telah mengundang para pelaku usaha galangan anggota IPERINDO yang mendiskusikan rencana tersebut.
Askan Naim mengatakan, bila rencana mulia PT PAL ini terwujud, maka ini akan menjadi proyek percontohan, yakni, kolaborasi antara kantor Kementrian, BUMN dan Swasta. Dengan pola kerja yang inklusif ini, diharapkan industri maritim nasional bisa bangkit dari keterpurukan. (dwi)







Komentar