JAKARTA-Yayasan Kemanusiaan (YK) Rombsis Indonesia menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus memberikan bantuan berupa uang Rp 100 juta untuk warga Palestina yang baru saja Merdeka. Bantuan diserahkan oleh Ketua YK Rombsis Indonesia, Andi Idha Nursanty kepada Dubes Palestina untuk Indonesia , Zulhair Al-Shun.
“Bantuan untuk rakyat Palestina juga telah kami lakukan dalam berbagai kesempatan acara Yayasan Rombsis seperti bantuan saat HUT RI. Untuk saat ini bantuan kami konsentrasikan kembali untuk warga Gaza di Palestina. Sebab kami tahu betapa menderitanya warga di sana saat ini. Kegiatan dukungan dana ini kami lakukan karena YK Rombsis memang bergerak dalam kepedulian atau Yayasan Kemanusiaan,” kata Ketua YK Rombsis Indonesia, Andi Idha Nursanty didampingi Direktur Utama PT Kartika Cipta Indonesia (KCI) Brigjen Pol (Purn) Sapriadi Cut Ali yang selalu mensupport kegiatan Rombsis Indonesia, Sabtu (04/10/2025).

Menurut Idha Nursanty, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan upaya mendekatkan diri bagi seluruh anggota YK Rombsis kepada Tuhan yang Maha Esa. ”Melalui kegiatan maulid ini kami berupaya agar insan YK Rombsis bisa terus meningkatkan kedekatan dan ketagwaan kepada Allah SWT, serta mempererat hubungan antara umat Islam.”
Pemberian bantua yang dilakukan YK Rombsis sendiri merupakan bagian dari upaya meneladani sikap Nabi Muhammad sebagai sosok penyabar, dermawan serta selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan.
“Rosullulah senantiasa menjunjung tinggi kejujuran maupun keadilan yang ditempatkan diatas segalanya, sebagai tauladan bagi kita bersama,” tambahnya.
Dubes Palestina Sambut Suka Cita
Sementara, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zulhair Al-Shun menyambut penuh sukacita bantuan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia sebagi bentuk semangat solidaritas dalam membantu rakyat Palestina. “Dukungan ini dilakukan sejalan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Kami sangat berterimakasih kepada rakyat Indonesia, pemerintah maupun bangsa Indonesia secara keseluruhan yang satu hati dengan rakyat Palestina,” ujar Zulhair.
Acara Maulid Nabi SAW sendiri disemarakkan sejumlah artis lawas, seperti Nia Daniati, Endang S Taurina, serta artis film lawas Rina Hasyim. Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota komunitas YK Rombsis yang datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek.
Maulid Nabi yang diisi dengan ceramah oleh Ustadz Das’ad Latif juga dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti mantan Menteri Keuangan Fuad Bawasier yang hadir sebagai perwakilan Danantara maupun Komut Mind ID.
Ceramah Das’ad Latif
Dalam ceramahnya Ustadz Das’ad Latif menyoroti soal besarnya dukungan Siti Khadijah dalam membantu kelancaran dakwah Nabi Besar Muhammad SAW. Sebelum menikah dengan Nabi besar Muhammad SAW Siti Khadijah merupakan salah satu orang terkaya di Kota Mekah.
Namun menjelang wafatnya hartanya habis karena digunakan untuk mendukung kegiatan dakwah Nabi Muhammad SAW. Menjelang wafat Siti Khadijah hanya memiliki baju yang ditambal sampai 8 lapis.
Bahkan sebelum wafat beliau sempat menangis dihadapan Rasulullah sehingga Rasulullah sempat menanyakan apakah dirinya menyesal telah menikah dengannya. Padahal Jibril telah mengabarkan bahwa Allah telah membangunkan istana yang penuh dengan mutiara untuknya di surga.
Ternyata alasannya bukan itu. Khadijah menangis lantaran khawatir setelah kematiannya dakwah nabi akan diganggu oleh kaum kurais. Sebab selama ini mereka tidak berani mengganggu nabi Muhammad karena merasa segan dengan Siti Khadijah. (fs)







Komentar