oleh

Musala An Nizom Sukabumi Utara Jakbar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW: Perbanyak Solawat jika Ingin Dicintai Allah Swt

JAKARTA – Musala An Nizom, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (9/11/2025) malam. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jamaah serta masyarakat setempat, yang diisi dengan pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW oleh Ahmad Khinan dan kawan-kawan dari tim hadroh siswa MTs.

Tausyiah hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh guru tetap pengajian Musala An Nizom, Ustadz H. Nurshoba. Dalam tausyiahnya mengatakan Rasulullah merupakan Manusia langka sepanjang zaman, yang tidak akan pernah ada lagi di dunia sampai kiamat. Dengan kelebihan kemampuan dan akhlak yang luhur dan telah terbukti dalam sejarah.

Ummat Islam mesti bersyukur. Pertama, Nabi Muhammad SAW adalah Manusia yang paling banyak disebut saat salat, azan, baca Al Qur’an, maulid, saat solawatan, kendurian, kematian, khutbah Jumat, pernikahan dll. Kedua, secara ruh, Nabi Muhammad SAW lebih dahulu diciptakan dari pada manusia yang pertama yaitu, Nabi Adam as.

Rasulullah pernah bersabda “Saya telah menjadi Nabi saat Adam masih di antara ruh dan jasad.”
Beliau juga diakui oleh kawan dan lawan. Penulis non Muslim Micle Hurt dalam bukunya ‘100 tokoh berpengaruh di dunia menempatkan Nabi Muhammad SAW berada pada urutan pertama. “Didalamnya ada Nabi Isa, Nabi Musa, Isac Newton dan lain lain,” jelas Nurshobah didampingi ketua Maulid Nabi Muhammad SAW, Abdul Gofur

Ketiga, didalam kitab-kitab terdahulu, dalam Taurat, Injil, nama Nabi Muhammad telah disebutkan sebagai Nabi akhir zaman, sebagai penutup para nabi dan rasul. Hal itu disebutkan dalam Al -Quran antara lain pada Surat Ali Imron 81, Al A’raf 157, Al Shaf 6, Al Ahzab 21, 40…, 56, Al Fath 29, Attaubah 128, dst.

Keempat, hanya Nabi Muhammad SAW yang diijinkan memberikan syafaat pada hari kiamat nanti, saat Nabi lain tidak berkenan. Sabda beliau:” saya pemimpin anak-anak Adam, yang pertama dibangkitkan dari kubur, yang pertama memberi syafaat dan yang pertama diperkenankan memberi syafaat”.

Akhirnya: dalam surat Ali Imron 31 kita harus mengikuti Nabi Muhammad SAW jika ingin dicintai Allah SWT dengan meneladani, banyak bersolawat. (ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *