JAKARTA – Tokoh tenis meja nasional, Peter Layardi Lay, bergerak cepat langsung merespons pengumuman Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Bakal Calon Ketua Umum (Bacaketum) PB PTMSI dengan datang mengambil formulir pendaftaran, Selasa (27/1/2026), di Lantai 8 Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta.
“Ya hari ini saya datang ke TPP Bacaketum PB PTMSI untuk mengambil formulir pendaftaran. Puji syukur saya menjadi orang pertama yang datang mengambil formulir,” kata Peter ditemui usai mengambil formulir di TPP.
Menurut Peter, dirinya ingin menuntaskan ‘PR’ untuk memperjuangkan PB PTMSI menjadi satu-satunya organisasi tenis meja di Tanah Air sesuai keputusan hukum inkrah dari Mahkamah Agung RI. “Keputusan inkrah Mahkamah Agung RI menjadi dasar saya untuk terus berjuang agar PB PTMSI bisa diterima keanggotaan di ITTF,” ucap Peter.
“Selain saya juga akan berjuang mengembalikan kejayaan tenis meja Indonesia menjadi nomor satu di ASEAN. Dua alasan itu menjadikan saya kembali maju untuk mendaftar jadi Bacaketum PB PTMSI Periode 2026-2030,” lanjut Peter.
Kedatangan Peter disambut Ketua TPP Bacaketum PB PTMSI Dany Rotinsulu. “Ya kami kedatangan salah satu Bacaketum Bapak Peter Layardi Lay untuk mengambil formulir mendaftar bacaketum,” ucap Dany.
“Beliau sudah mengambil formulir pendaftaran dan kami telah menjelaskan syarat-syarat dan ketentuan administrasi yang harus dipenuhi bacaketum. Beliau mengerti dan segera melengkapi seluruh syarat dan ketentuan untuk bisa diterima menjadi caketum untuk Munas PB PTMSI yang akan dilangsungkan 5 Februari 2026 di Jakarta,” sambung Dany.
Menurut Dany, pihak TPP masih menunggu caketum lain bila ada yang mendaftar. Pendaftaran akan ditutup pada 3 Februari 2026, pukul 24.00 WIB. (*/dk)







Komentar