oleh

Dua Grand Master dan Tiga Master Internasional Tampil dalam HUT SMAK 1 Penabur Jakarta

JAKARTA-Dua pecatur bergelar Grand Master dan tiga menyandang Master Internasional bermain Catur Buta dan Simultan dalam acara Chess Fun Day untuk meramaikan rangkaian HUT ke-75 SMAK1 Penabur Jakarta, Sabtu (23/8/2025), di Aula SMAK1 Penabur Tanjung Duren, Jakarta.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada BPK Penabur yang tak henti-hentinya berkolaborasi dengan PB Percasi memajukan catur Indonesia,” kata Dewan Pembina PB Percasi yang juga alumi SMAK 1 BPK Penabur, Eka Putra Wirya, di sela-sela  hadir di acara Chess Fun Day.

Menurut Eka, PB Percasi sangat beruntung dapat bermitra dengan BPK Penabur. “BPK Penabur menjadi mitra strategis untuk PB Percasi,” ucap Eka. “Semoga kerja sama yang telah terjalin cukup lama ini akan terus berlanjut di masa ke depan,” imbuhnya.

Anton Kristolani, ketua panitia HUT Reuni ke-75, menyebut Chess Fun Day terasa istimewa dengan kehadiran pecatur-pecatur tom nasional. Delapan master catur Nasional yang hadir terdiri: GM Sean Windhand, WGM Dewi Citra, IM Farid, IM Satria Duta, WIM Shafira Devi, Alexander Philip, Zach dan Hilarry Rocca.

“Acara Chess Fun Day bertambah istimewa dengan kehadiran dua pecatur bergelar Grand Master dan tiga Internasional Master,” tutur Anto. “Chess Fun Day jadi  salah satu acara dari rangkaian Reuni Akbar yang acara puncak akan dilaksanakan  30 Agustus nanti di Hall Basket Senayan dengan Pentas Seni,” tambahnya.

Anton menuturkan, selain catur juga digelar pertandingan Basket, Padel, Sepakbola, dan bulutangkis.  Tak ketinggalan kegiatan sosial dengan menghimpun donasi dari para reuni SMAK1 Penabur yang akan disumbangkan kepada guru dan para pensiunan.

“Selamat HUT SMAK 1 Penabur,” kata Ketua Yayayan BPK Penabur Adri Lazuardi. “Sekolah legend dimana telah banyak melahirkan orang- orang hebat pada masanya hingga sekarang,” kata Adri. ” Perjalanan panjang 75 tahun, luar biasa dan puncaknya menampilkan Student Art yang akan mentas 30 Agustus nanti di Hall Basket Senayan. Terus berkiprah mencetak tokoh-tokoh besar bangsa untuk Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang,” jelas Adri. (dk/mk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *