POSKOTA. CO – Mengesampingkan rasa takut, unggulan utama Novak Djokovic (Serbia), melennggang ke semifinal Roland Garros untuk ke-10 kali dengan menyudahi perlawanan salah satu pemain yang ditakuti unggulan ke-17 Pablo Carreno Busta (Spanyol) melalui pertandingan empat set 4-6, 6-2, 6-3 dan 6-4, Rabu (7/10/2020), di lapangan Phillippe Chatrier Roland Garros Paris, Perancis.
Djokovic dihantui ketakukan menghadapi Busta karena terakhir bertemu dia harus menyerah. Kali ini pun ketakutan itu membuat lengah kirinya menjadi berat untuk digerakan guna mengantisipasi pukulan tajam Busta yang juga dikenal ulet.
Namun beruntung, juara 2016 yang mencatat rekor 25 kali menang belum pernah kalah ini, mampu tampil terbaik walau sempat gugup sesaat. Djokovic sempat meluncurkan banyak kesalahan sendiri. Namun setelah mendapatkan perawatan dari fisio ATP setelah set pertama tersebut, Djokovic menyesuaikan diri dan menyerbu ke semifinal Roland Garros ke-10.
Djokovic berjuang keras, memompa dirinya dengan raungan sepanjang pertandingan. Saat pertandingan berlanjut, ia bermain tenis relatif bersih dan menemukan ritme saat kembali melewati Busta yang tak kenal lelah itu dalam pertandingan yang berlangsung tiga jam 10 menit.
Memasuki lapangan petenis berusia 33 tahun itu berjalan dengan selotip di lehernya. Djokovic menunjukkan ketidaknyamanannya dengan mencoba menyesuaikan lengannya di antara titik-titik.
Sedangkan Busta mengambil keuntungan penuh di awal pertandingan, bermain tenis solid dan menempatkan bola jauh di dalam lapangan untuk memaksa Djokovic menyerah di set pembuka.
Namun petenis peraih 17 kali gelar Grand Slam itu mendaratkan 40 persen dari servis pertamanya pada pembukaan, menunjukkan masalah dengan servisnya yang dilempar. Di awal set kedua, dia dengan hati-hati melakukan overhead.Tapi Djokovic dengan cepat mendapatkan kembali bentuknya, membuat 70 persen dari pengiriman pertamanya pada set kedua dan secara signifikan mengurangi jumlah kesalahannya di sisa pertandingan.
Unggulan teratas ini hanya membuat tujuh kesalahan sendiri di set kedua dan mulai bermain dengan lebih banyak margin, menunjukkan keinginan untuk bertahan dalam reli yang lebih lama atas Busta. Djokovic menutup kemenangannya dengan forehand lintas lapangan melengkung, menandai kemenangannya yang ke-53 malam itu.
Djokovic selanjutnya akan menghadapi juara bertahan Nitto ATP Finals Stefanos Tsitsipas (Yunani) untuk berebut tiket ke final. Tsitsipas mengalahkan juara Eropa Terbuka Hamburg Andrey Rublev (Rusia) 7-5, 6-2, 6-3.
Djokovic memimpin dalam seri ATP Head2Head 3-2 atas Tsitsipas. Tetapi dua kemenangan Tsitsipas datang di acara ATP Masters 1000. Ini akan menjadi pertandingan pertama mereka di Grand Slam.
Djokovic telah memenangkan 16 dari 17 pertandingan besar terakhirnya melawan petenis 20 besar dunia. Satu-satunya kekalahan Djokovic datang di semifinal Roland Garros tahun lalu melawan Dominic Thiem (Austria). (dk)







Komentar