JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia. Pelantikan ini menjadi langkah konsolidasi nasional PKB dalam menghadapi tantangan besar Pemilu 2029 dan dinamika perubahan zaman yang kian kompleks.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan, posisi pengurus wilayah sangat strategis karena peta politik dan model kompetisi Pemilu 2029 dipastikan berbeda dari pemilu sebelumnya.
“Kompetisi Pemilu 2029 mengubah seluruh model, tantangan, dan peta politik yang akan kita hadapi,” kata Muhaimin dalam acara pelantikan di kawasan Pecenongan, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.
Menurut Muhaimin, perubahan terjadi hampir di seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan hingga teknologi. Kondisi ini berdampak langsung pada cara berpikir masyarakat dan perilaku pemilih.
“Tingkat pendidikan, persepsi, dan pengalaman masyarakat menghadapi perubahan sangat menentukan cara kita mengabdi kepada mereka,” ujarnya. Ia menekankan, partai politik tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan lama dalam menyerap aspirasi rakyat.
Tak hanya nasional, Muhaimin juga menyoroti perubahan besar di tingkat global. Situasi geopolitik dunia yang kian tidak menentu dinilai telah menggeser pola kerja sama internasional dari multilateral ke bilateral. Di sisi lain, sistem ekonomi global berbasis kapitalisme dan liberalisme disebut mulai menunjukkan keterbatasan. “Melihat geopolitik dan kondisi global yang mengkhawatirkan, tidak ada pilihan selain berdikari,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Muhaimin juga menegaskan bahwa menjadi pengurus PKB berarti siap menjadi negarawan dan pemimpin di berbagai level kemasyarakatan.
Menjelang Pemilu 2029, ia mengapresiasi kinerja legislator dan kepala daerah dari PKB yang dinilai konsisten menjaga amanah dan komunikasi dengan rakyat. Ia optimistis raihan 68 kursi PKB di DPR RI dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan.
“Tugas pengurus bukan hanya memenangkan PKB di Pemilu 2029, tapi juga mencetak pemimpin-pemimpin yang dibutuhkan rakyat dan bangsa di tengah perubahan zaman,” pungkasnya. (din/jo)







Komentar