oleh

Tampung Pedagang Pasar Barito, Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Gapura Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta benar-benar serius untuk menjadikan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung menjadi pusat perdagangan burung dan aneka binatang lainnya. Untuk menunjukkan tersebut, pembuatan desain gapura tersebut disayembarakan secara terbuka kepada masyarakat luas.

“Pemprov DKI Jakarta kini membuka sayembara desain gapura Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai upaya memperkuat identitas kawasan sekaligus melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses branding destinasi baru ini. Semoga melalui sayembara ini bisa mendapatkan desain yang bagus dan mencerminkan identitas Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo di Jakarta, Selasa (28/10).

Hal itu disampaikan Ratu usai mendampingi puluhan pedagang burung Pasar Barito pindahan ke Lenteng Agung. Menurutnya, kondisi Sentra Fauna ini jauh lebih nyaman dibanding Pasar Burung Barito yang sempit dan bangunannya sudah tidak layak. Namun demikian masih ada beberapa pedagang yang tetap bertahan di lokasi yang terkena gusuran dari proyek pembangunan Taman Bendera Pusaka.

Ratu menambahkan secara bertahap, pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung akan terus dikembangkan menjadi tempat berbelanja fauna dan komoditas lainnya sambil berkuliner ria. “Melalui beragam potensi dan fasilitas di sini, kawasan ini diharapkan menjadi pusat kegiatan bary bagi warga Jakarta dan wisatawan yang mencari pengalaman kuliner serta interaksi dengan fauna dalam suasana nyaman dan teratur,” harap Ratu.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan perhatian khusus bagi para pedagang yang mau berpindah ke lokasi baru ini. Berbagai bentuk pendampingan dan insentif transisi diberikan, di antaranya hak memilih lokasi premium bagi pedagang yang lebih awal bersedia pindah, serta gratis sewa kios selama enam bulan untuk meringankan beban modal awal. 

Ratu yakin ke depan, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik animo pengunjung, khususnya pecinta satwa dan kuliner. Ia juga mengimbau pedagang yang masih bertahan di lokasi lama segera pindah ke tempat baru supaya mendapat fasilitas yang nyaman dari pemerintah.

“Selama ini, pedagang Barito menempati lokasi sementara dengan fasilitas terbatas. Melalui penataan ini, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya memperbaiki tata ruang kota, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM,” pungkasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *