oleh

Perbanyak Paru-Paru Kota dan Interaksi Warga, Gubernur DKI Pramono Resmikan Taman Kelinci Roci di Cilincing

JAKARTA – Dalam upaya memperbanyak paru kota, Pemprov DKI Jakarta membangun Taman Kelinci Roci di Jl Kaliabang, Cilincing, Jakarta Utara. Pembangunan taman seluas 2.711 meter persegi itu telah selesai dan diresmikan oleh Gubernur Pramono Anung, Jumat (30/1).

Taman Kelinci Rorotan Cilincing (Roci) dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti kolam retensi, area bermain anak, gazebo, plaza, area pertanian kota, toilet, serta selter, dan lainnya. Keberadaan taman ini untuk memperluas sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan.

“Taman ini memang bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang digalakkan oleh Pemprov DKI Jakarta,” ujar Pramono, di Taman Kelinci Roci, Jalan Kaliabang, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Kawasan Rorotan dikenal memiliki karakteristik lahan persawahan yang berfungsi sebagai kawasan penyangga air di wilayah Jakarta Utara. Karena itu, Taman Roci dirancang sebagai ruang publik yang mengintegrasikan fungsi ruang hijau dengan fungsi ekologis, khususnya dalam mendukung pengelolaan air dan keseimbangan lingkungan.

Keberadaan kolam retensi atau waduk kecil sendiri diharapkan dapat membantu pengendalian air, sementara fasilitas lainnya mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan edukasi masyarakat.
“Selain sebagai ruang rekreasi, Taman Roci dirancang sebagai ruang interaksi sosial dan edukasi lingkungan bagi warga sekitar karena dilengkapi dengan area urban farming dan area hewan kelinci,” kata Pramono didampingi Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat.

Taman Roci ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan Rorotan–Cilincing. Kehadiran taman ini menjadi wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan ruang terbuka hijau yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI kini mengizinkan untuk memperbanyak pembangunan taman dengan luasan yang lebih kecil. Ia berharap, semakin banyak taman yang dibangun, maka akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. “Kalau dulu taman dibuat besar-besar, sekarang kecil pun selama ini membawa manfaat bagi masyarakat, saya izinkan untuk dikembangkan dan ini salah satu contohnya,” katanya.

Dalam acara ini, Pramono juga sekaligus memberikan bantuan kepada 100 warga yang menjadi korban angin kencang di Kelurahan Kalibaru, berupa uang secara simbolis. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *