JAKARTA –Kerja bakti massal ‘Jaga Jakarta Bersih’ digelar serentak di seluruh wilayah Jakarta sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih dan sehat sekaligus mencegah banjir.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (8/2).
Gubernur Pramono mengatakan, “Jaga Jakarta Bersih” merupakan kegiatan kolaboratif lintas sektor, salah satunya bersama PMI Pusat sebagai inisiator kegiatan. PMI memberikan dukungan nyata berupa bantuan peralatan kebersihan yang digunakan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
“Hari ini, kita bersama-sama mengikuti kerja bakti gotong royong yang dicanangkan secara serentak di seluruh Jakarta, yang kita sebut dengan Jaga Jakarta Bersih. Salah satu inisiator kegiatan ini adalah PMI, khususnya PMI Pusat yang dipimpin oleh Pak Jusuf Kalla. Saat ini, secara serentak dilakukan kegiatan bersih-bersih Jakarta. Jumlah yang terlibat secara keseluruhan mencapai 171.134 orang di seluruh wilayah,” ujar Gubernur Pramono.
Sementara itu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama seluruh warga Jakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air. Menurutnya, dampak banjir paling dirasakan oleh masyarakat kecil sehingga upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran masing-masing warga. Ia juga mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk turut berkontribusi karena kerugian akibat banjir berdampak pada seluruh lapisan masyarakat dan dunia usaha.
“Banjir terjadi karena air yang masuk lebih banyak daripada yang keluar. Jalan keluarnya ada di sungai, gorong-gorong, dan selokan, dan itu harus dibersihkan. Oleh karena itu, setiap rumah harus bertanggung jawab membersihkan selokan di depan rumahnya sendiri. Satu jam seminggu sudah cukup. Jika semua warga bergerak, Jakarta akan jauh dari banjir,” kata Jusuf Kalla.
Sebagai informasi, “Jaga Jakarta Bersih” tingkat kota dilaksanakan di berbagai lokasi, antara lain: Jakarta Pusat di Cempaka Putih RT 07, Jakarta Timur di Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Selatan di Inspeksi Kali Ciliwung, Jakarta Barat di Jalan Pulau Nangka, serta Jakarta Utara di Danau Bisma, Tanjung Priok.
Kegiatan ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), tenaga ahli (TA) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, serta masyarakat dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Adapun jumlah ASN DKI Jakarta sebanyak 67.772 orang, PJLP sebanyak 81.221 orang, petugas Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 2.920 orang, serta petugas PPSU dan Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 19.221 orang.(ta)







Komentar