oleh

Gelar Panggung Malam Tahun Baru di Sejumlah Kawasan, Pemprov DKI Berhasil Galang Donasi Sumatra Rp2,9 Miliar

JAKARTA – Perayaan malam tahun baru yang digelar Pemprov DKI Jakarta di sejumlah kawasan Ibukota, selain digelar berbagai hiburan juga penggalangan donasi untuk bencana Sumatra. Dalam penggalangan dana secara digital tersebut, terkumpul sedikitnya uang tunai Rp 2,9 miliar yang bakal disumbangkan kepada para korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Parekraf DKI Jakarta, Puji Hastuti mengatakan, hasil donasi secara keseluruhan di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 2,9 miliar. “Penggalangan donasi dilakukan di sejumlah kawasan Jakarta seperti Monas, Bundaran HI, Lapangan Banteng, Kota Tua, dan lainnya,” kata Puji kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/1).

Namun khusus untuk donasi di Lapangan Banteng pihaknya belum menghitung tuntas, sebab penghitungan dilakukan satu pintu di tingkat provinsi. “Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh wara Jakarta yang telah mendonasikan sebagian rejekinya untuk sesama,” katanya.

Selain hiburan dan donasi, acara ini juga diisi dengan doa lintas agama dipimpin KH Abi Ichwanudin, Bendahara Umum MUI DKI Jakarta dengan pendamping dari agama Katolik Agustinus Didiek D, Kristen Pendeta Dr Ferry Simanjuntak, Hindu JM Dewa Angga Wesnawa, Buddha Judha Hartono dan Konghuchu Ws Lie. Doa dimulai pukul 23.32.

Dalam memimpin doa ini, KH Abi Ichwanudin mengajak masyarakat untuk peduli dengan sesama dan berharap bencana segera disudahi. Ia juga memohon diberikan keberkahan pada para pemimpin dan  kelancaran program pembangunan. “Jadikan Jakarta kota yang tangguh dalam menghadapi tantangan global namun tetap memberikan pelayanan prima dan peduli dengan sesama,” ucapnya

Gebyar pertunjukan musik yang dikemas dalam tajuk ‘Jakarta Musik Festival’, meriahkan perayaan malam pergantian tahun di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Beberapa grup band dengan berbgai genre musik, membius ratusan warga yang hadir untuk ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Konser live musik dari sejumlah kelompok band ini dimulai sekitar pukul 22.20.

Sambil menikmati musik, pengunjung juga antusias berdonasi melalui barcode yang ada pada Videotron maupun banner yang ada di sekitar area panggung hiburan. Tasya (36), pengunjung yang tinggal di Kwitang, mengaku sangat menikmati hiburan yang disajikan malam ini. Baginya, perayaan tahun baru malam ini punya kesan tersendiri, karena selain menghibur juga menumbuhkan rasa empati dan solidaritas melalui ajakan donasi untuk warga yang terkena musibah di Sumatra dan daerah lain di Indonesia.

“Saya pribadi, sepakat dengan kebijakan Pemprov DKI yang melarang adanya pesta kembang api. Karena ini demi menghormati sesama yang sedang terkena musibah bencana alam,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, mengapresiasi Dinas Parekraf yang menyelenggarakan kegiatan acara puncak malam tahun baru di Lapangan Banteng ini. Arifin mengajak semua yang hadir menyisihkan sedikit rejekinya untuk diberikan pada masyarakat yang saat ini terkena musibah bencana.

“Pergantian tahun baru ,kali ini sedikit berbeda karena tidak ada pesta kembang api. Kenapa demikian, kita harus menghadirkan rasa kepedulian, rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah dan saat ini berada di pengungsian,” papar Arifin. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *