oleh

Didukung DPRD DKI, Gubernur Pramono Segera Bongkar Tiang Monorel Mangkrak 20 Tahun di Jalanan

JAKARTA – Tiang monorel yang mangkrak selama 20 tahun di sejumlah kawasan Jakarta segera dibongkar. Gubernur DKI Pramono Anung menegaskan pembongkaran ratusan tiang baja itu akan dilakukan Dinas Bina Marga mulai minggu ketiga bulan ini.

“Setelah melalui rapat lintas sektor akhirnya diputuskan pembongkaran tiang monorel tersebut secepatnya dilakukan pada Januari 2026. Pembongkaran dimulai dua pekan lagi dari sekarang,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/1).

Pembongkaran tentunya harus mengerahkan alat berat, karena tiang monorel itu terbuat dan besi baja ukuran besar dan cor beton yang sangat kuat. “Meski mengerahkan alat, namun diupayakan tidak menutup jalan sehingga arus lalulintas masih bisa dilalui dengan lajur terbatas,” jelasnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendukung langkah Pramono yang akan membongkar tiang-tiang monorel terbengkalai dari sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga Senayan. Wibi menilai, pembongkaran tersebut merupakan langkah tepat mengingat tiang monorel telah terbengkalai selama sekitar 20 tahun dan merusak estetika kota.

“Kita mendukung apa yang sudah dicanangkan Pak Gubernur. Ini langkah yang baik karena tiang monorel sudah terbengkalai cukup lama dan menjadi pemandangan yang kurang layak. Apalagi Jakarta sedang bertransformasi menjadi kota global, maka hal seperti itu harus dibongkar,” ujar Wibi.

Meski demikian, Wibi mengingatkan Pemprov DKI Jakarta agar mengutamakan aspek keamanan dalam proses pembongkaran guna mencegah munculnya persoalan baru, seperti gangguan keselamatan dan kemacetan lalu lintas. Ia pun meminta agar pelaksanaan pembongkaran diatur dengan cermat, termasuk mempertimbangkan waktu pelaksanaan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.

“Faktor keamanan itu penting, baik untuk pekerja maupun pengguna jalan. Jangan sampai proses pembersihan ini justru menimbulkan permasalahan lain. Yang kedua masalah kemacetan. Kalau bisa, pembongkaran dilakukan pada malam hari atau jangan pada jam sibuk,” jelasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *