oleh

Seorang Suami di Perumahan Elit di Sukaraja, Bogor Diduga Bunuh Istrinya Sendiri  

BOGOR – Tragedi rumah tangga di perumahan elit berujung pada  pembunuhan sadis yang dilakukan suami terhadap istrinya. Peristiwa ini mengguncang warga Sukaraja, Bogor. Polisi masih mendalami motif, sementara pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

Polsek Sukaraja yang menangani kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ini, kini masih mendalami keterangan pelaku, guna mengungkap apa motifnya.

Kasie Humas Polres Bogor, Ipda Hamzah Sofyan menjelaskan, bahwa perempuan berinisial E (51) ditemukan meninggal dunia di dalam perumahan Ambar Regency, Desa Nagrak, Kabupaten Bogor pada Minggu (18/1/2026).

Menurut Ipda Hamzah, awalnya Polsek Sukaraja menerima laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana pembunuhan.

Kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Dilokasi ditemukan seorang perempuan sudah tak bernyawa dengan luka terbuka dibagian leher.

“Luka berat di leher yang akibatkan korban meninggal dunia. Lalu tim Reskrim cari petunjuk dan bukti lain serta keterangan dari warga setempat. Hasilnya merujuk kepada seorang pria yang tak lain suami korban. Pelaku lalu kami tangkap,” kata Ipda Hamzah saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Menurut Ipda Hamzah, korban diketahui seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Bogor.

“Pemeriksaan awal dilokasi, korban meninggal dunia diduga akibat pembunuhan,” ungkapnya.

Dijelaskan, polisi mengamankan terduga pelaku yang tak lain merupakan suami korban, tanpa perlawanan.

Dari data sementara, pelaku berinisial N (49), adalah suami sah korban. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas tak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat ini terduga pelaku dan barang bukti sudah di Satreskrim Polres Bogor, guna menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Terkait motif apa yang menyebabkan pelaku berbuat nekat menghabisi nyawa istrinya, Ipda Hamzah meminta waktu, karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami motif yang menyebabkan tewasnya korban,” tegas Ipda Hamzah. (yopy/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *