TANGERANG — Aksi dua bandit motor berakhir apes. Saat warga asyik menonton peristiwa kebakaran, dua pelaku pencurian sepeda motor justru dicokok polisi di tengah kemacetan wilayah Ciledug, Kota Tangerang.
Kedua pelaku berinisial ES (21) dan SM (25). ES berperan sebagai joki, sementara SM bertindak sebagai eksekutor. Dua pemuda asal Lampung Timur itu diketahui sudah berulang kali beraksi di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Kapolsek Ciledug Kompol R.A. Dalby mengatakan, penangkapan bermula saat tim Buser yang dipimpin Iptu Montana Maruli Pakpahan melakukan patroli dan observasi wilayah, Rabu (7/1) kemarin. Saat melintas di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Larangan Indah, petugas mencurigai gerak-gerik dua pria yang tampak mondar-mandir mencari sasaran.
“Gerak-geriknya tidak wajar, sehingga langsung kami buntuti,” ujar Dalby, Kamis (8/1/2026).
Pembuntutan berakhir di Jalan Raya Pondok Kacang, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug. Di lokasi tersebut, kedua pelaku tak berkutik setelah terjebak kemacetan panjang akibat kerumunan warga yang tengah menyaksikan kebakaran.
Tak ingin kehilangan momentum, petugas bersama warga langsung menyergap keduanya. Salah satu pelaku sempat membuang kunci leter T, namun upaya menghilangkan barang bukti itu sia-sia.
“Dari hasil pemeriksaan, terungkap kedua pelaku baru saja menggondol sepeda motor milik jamaah yang terparkir di Masjid Haqqul Yaqiin, Kelurahan Larangan Indah,” Ungkap Dalby.
Polisi menyita barang bukti berupa satu unit Honda Beat putih biru milik korban, Honda Beat Street hitam yang digunakan pelaku, dua unit telepon genggam, serta empat anak kunci leter T yang biasa dipakai untuk merusak kunci motor.
“Pengakuan pelaku, mereka sudah beberapa kali beraksi di wilayah Ciledug, Karawaci, Cipondoh, Tangerang Selatan hingga Parung, Bogor,” imbuh Dalby.
Kini, dua bandit motor tersebut mendekam di sel tahanan Polsek Ciledug. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian dan korban lain dari komplotan ini. (Imam/fs)5







Komentar