oleh

Kerugian Capai Rp 1 M, Polisi Gulung 7 Pencuri Kabel Penangkal Petir di 40 Titik SPBU Shell Jakarta Bogor dan Karawang

BOGOR – Aksi pencurian kabel penangkal petir (grounding) terjadi secara masif di 46 SPBU Shell di wilayah Jakarta, Bogor, dan Karawang. Pencurian ini menimbulkan kerugian besar bagi PT Shell Indonesia hingga mencapai Rp1 miliar.

Head of Mobility Engineering PT Shell Indonesia, Kamil, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan awal atas total kerugian yang dialami.
“Mungkin saat ini kita masih tahap estimasi untuk kerugiannya, diperkirakan sekitar Rp800 juta sampai Rp1 miliar,” ujar Kamil dalam konferensi pers, Rabu (11/2/2026).

Shell Indonesia menegaskan fokus utama perusahaan saat ini adalah mengawal proses hukum yang tengah ditangani oleh Kepolisian. Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum demi memastikan keamanan dan keselamatan operasional SPBU.

Menurut Kamil, kasus ini menjadi pelajaran penting bagi Shell untuk terus memperkuat sistem keamanan di seluruh jaringan SPBU walaupun aktivitasnya lagi sepi. “Tentunya kasus pencurian ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan, guna memastikan kegiatan operasional di seluruh jaringan SPBU Shell tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Ditreskrimum berhasil mengungkap sindikat spesialis pencurian kabel grounding tersebut dan menangkap tujuh pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengungkapkan ketujuh tersangka masing-masing berinisial U (31), WW (24), MR (21), MAH (22), R (26), JA (38), dan ANMS (18).

Berdasarkan data kepolisian, terdapat 40 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, serta enam TKP lainnya di luar wilayah hukum, yakni di Karawang dan Bogor, Jawa Barat.

Keberhasilan aparat kepolisian dalam membongkar sindikat pencurian ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Para pelaku usaha di Bogor berharap kehadiran negara terus diperkuat dalam mengawal investasi, guna menciptakan rasa aman dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (yopy/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *