oleh

Warga Cipayung dan Sawangan Minta Akses Jalan Mawar Diperhatikan

DEPOK – Hampir sepuluh bulan lebih arus lalulintas di Jalan Mawar terputus perbatas Kelurahan Perigi, Sawangan dan Cipayung terputus akibat luapan Kali Pesanggrahan bahkan sekarang sudah berubah menjadi Rawa Baru.

“Kami berharap Pemkot Depok hendaknya memperhatikan kondisi tersebut karena selama ini Jalan Mawar menjadi jalan alternatif warga jika ingin menuju Sawangan dan Cipayung,” kata Yuda, warga Kelurahan Cipayung, Cipayung, Senin (22/12).

Kondisi badan jalan alternatif sekarang sudah seperti Rawa Baru akibat luapan air Kali Pesanggrahan sehingga pemakai motor tidak bisa melintas diruas Jalan Mawar atau jalan alternatif menuju Cipayung maupun Perigi.

“Jalan penghubung itu dinilai hanya kerap dijadikan komoditas politik saat musim janji tanpa realisasi pembangunan yang jelas,” ujarnya karena jalan ini merupakan jalan perbatasan Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Sawangan.

Sementara itu, M.Rizal, warga setempat, mencari alternatif dengan membuatkan “getek” untuk menjadi alat bantu menyebrangkan orang yang menggunakan dua sepeda motor atau enam orang ke Cipayung maupun Perigi atau Sawangan.

Alat penyebrangan atau “getek” yang diberi nama NKRI dan bersifat gratis, ujarnya yang mengatakan kedalaman air di Rawa Baru sekitar 2 hingga 2,5 meter bahkan tiang listrik sudah setengah badan.

Ditempat terpisah, Kadis Rumkim, Dadan Wihana, mengatakan perbaikan Jalan Mawar yang menghubungkan Cipayung dan Sawangan masih terus dibahas. “Kami masih menunggu dan arahan untuk memperbaiki jalan tersebut,” ujarnya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *