oleh

Moda Transportasi Sangat Dibutuhkan Masyarakat, Direksi Transjakarta Aktifkan Kembali 100% Pelayanan

JAKARTA – Pasca kerusuhan yang menghanguskan sejumlah halte Transjakarta, layanan moda transportasi penghubung perjalanan masyarakat sempat absen. Hal ini tentunya berdampak pada mobilitas masyarakat yang juga terhambat. 

Sarah, 27, salah satu pengguna setia Transjakarta turut terdampak menyebut bahwa dirinya mewajarkan karena penghentian layanan Transjakarta dirasa dilakukan untuk keamanan seluruh pelanggan. “Wajar ya, sebenarnya untuk keamanan pengguna layanan juga ya,” katanya saat ditemui di halte Cawang, Rabu (3/9).

Meski begitu, kata Sarah, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, pelayanan berangsur pulih. Mikrotrans, Non BRT, dan BRT sudah kembali aktif sepenuhnya melayani pelanggan. Pastinya itu semua berkat dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta dan kerja keras dari Direksi, manajemen, serta seluruh karyawan Transjakarta. “Sejak Sabtu (30/8) sore pelayanan Transjakarta mulai berangsur pulih dan kembali melayani kami,” ujarnya. 

“Untuk hari ini mulai beroperasi lagi, Alhamdulillah. Karena meskipun ada beberapa orang yang masih takut keluar tapi mereka tetap perlu juga untuk keluar melakukan banyak hal. Perlu diapresiasi juga ini untuk beberapa titik yang sudah aman dan sudah dibuka lagi layanannya itu sangat membantu,” tambah Sarah.

Hal serupa juga disampaikan oleh Putra, 31, yang mengaku selama ini memang kerap memanfaatkan Transjakarta untuk menjalankan aktivitasnya. “Dengan adanya Transjakarta beroperasi lagi membantu masyarakat untuk meningkatkan mobilitas. Untuk semua mari kita jaga fasilitas umum kita,” ujarnya. 

Kami temui di lapangan, Direksi dan manajeman Transjakarta melakukan pemantaun secara langsung di lapangan, dan juga melalui command center kantor pusat Transjakarta. Pemantauan ini adalah hal penting mengingat situasi di lapangan dapat berubah cepat, sehingga perusahaan bisa segera mengambil keputusan terkait layanan maupun operasional.

Berdasarkan data yang didapat, sejak Sabtu (30/8) hingga Selasa (2/9) Sebanyak 4.907 bus beroperasi dan melayani 240 rute Transjakarta dengan normal. Baik BRT, Integrasi, Mikrotrans, Rusun, dan Transjabodetabek. Masyarakat bisa menggunakan layanan Transjakarta dengan tarif Rp 1, selama masa perbaikan halte. 

Saat ini Transjakarta bersama Pemprov DKI Jakarta sedang fokus pembenahan halte yang terbakar dan rusak, agar bisa segera digunakan kembali oleh pelanggan Transjakarta. Masyarakat pun diajak untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum untuk kelancaran aktivitas sehari- hari. Seluruh warga Jakarta bisa menjadi bagian dari gerakan menjaga transportasi publik Jakarta. (Ifand/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *