JAKARTA – Diajak untuk menghayati tema “Bersukacitalah Raja Damai Telah Lahir!”, para siswa mengikuti ibadah syukur serta memberikan penampilan terbaik mereka sebagai persembahan bagi Sang Raja Damai yang telah lahir ke dunia, didampingi para guru dan orang tua. Demikianlah gambaran sukacita natal 2024 yang berlangsung di TKK PENABUR Summarecon Bekasi, Rabu (04/12/24).
“Puji Tuhan hari ini perayaan natal dan ibadah TKK PENABUR Summarecon Bekasi, berjalan dengan lancar, baik sesi 1 maupun sesi 2. Anak-anak hadir, orang tua juga turut hadir dan mereka sangat kooperatif. Untuk anak-anak yang tampil juga tampil dengan maksimal karena dengan berani dan percaya diri mereka tampil di depan, ada yang menari, menyanyi, membacakan ayat-ayat alkitab dengan kostum, peralatan, dan aksesoris yang sudah dipersiapkan orang tua,” kata Kepala Sekolah Sriaty Paskah Nababan, SKM.
Sementara dalam pidato sebelum memulai acara, ia berharap perayaan natal TKK PENABUR Summarecon Bekasi juga dapat menanamkan Pendidikan Karakter Berbasis
Nilai-Nilai Kristiani (PKBN2K) kepada anak-anak. “Semoga dengan perayaan natal ini anak-anak dapat lebih mengasihi Allah dan sesama sehingga menghasilkan generasi best kedepannya. Hal itu ditunjukkan dalam setiap penampilan mereka sebagai ucapan syukur kepada Allah, seperti menari, menyanyi,” lanjutnya.
Perayaan natal 2024 TKK PENABUR Summarecon Bekasi dengan tema “Bersukacitalah Raja Damai Telah Lahir!”, dilayani Pelayan Firman, Anthony Chandra dari GKI Agape. Ia menyampaikan firman dari Injil Lukas 2 : 1-20. Berikut gambaran khotbah yang disampaikan:
Malaikat membawa berita yang sangat istimewa: “Hari ini telah lahir Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan. Berita sukacita untuk semua orang, termasuk kita semua hari ini.
Kelahiran Tuhan Yesus membuat semua orang bersukacita. Gembala di padang mendengar berita ini dari malaikat, dan mereka menjadi sangat bersukacita.
Sukacita Natal bukan hanya tentang hadiah atau pesta Natal, tetapi tentang mengetahui bahwa Tuhan Yesus untuk menjadi Juruselamat yang menebus manusia berdosa.
Seperti gembala yang pergi ke Betlehem dan memuji Tuhan setelah bertemu Yesus, kita juga diajak untuk memuji Tuhan dan bersyukur,” bebernya.
Adapun penanaman PKBN2K lewat perayaan natal, satu diantaranya ditunjukkan Jasson Sitinjak. Bersama Miss Eka, Jasson sangat berani untuk berbicara di hadapan orang banyak untuk memandu acara. “Saya nervous karena ini pertama kali saya jadi pembawa acara. Latihannya setiap hari. Kalau di rumah, mamah-papah terkadang pakai bahasa Inggris, terkadang pakai bahasa Indonesia, itu makanya saya cukup lancar berbahasa inggris,” kata Jasson.
Hal senada juga diungkapkan Gianluca yang yang tampil menari. Menurutnya, dengan adanya perayaan natal seperti ini lagi, ingin ikut lagi. “Miss Theo yang ajarin dan gerakannya gak sulit jadi mudah dipelajari,” tutup Gianluca. (*/fs)







Komentar