JAKARTA – Kabar gembira datang dari Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak (RSMC) Jakarta. Pasalnya kini RSMC dilengkapi dengan fasilitas alat canggih Magnetic Resonance Imaging (MRI) non helium alias bebas helium.
Komandan RSMC Kolonel Laut (K) drg. Muhammad Arifin., Sp.,Ort mengemukakan, dengan peralatan MRI jenis terbaru ini diharapkan RSMC dapat memberikan pelayanan kesehatan dengan lebih cepat, tepat dan akurat.
Fasilitas MRI baru di RSMC ini menjawab tantangan alat diagnostik yang selama lebih dari setengah abad tak tergantikan sebagai gambaran mendalam tentang organ tubuh manusia tanpa radiasi.
“Istimewanya MRI di RSMC ini adalah alat medis dengan jenis yang bebas helium, jadi perawatannya lebih mudah dan efisien,” ujar drg. M. Arifin di Jakarta, Sabtu.
Seperti diketahui bahwa MRI konvensional memerlukan ribuan liter helium yang saat ini merupakan sumber daya langka dan susah didapat dari alam, sehingga menyebabkan biaya operasional sangat tinggi. Ada juga risiko downtime akibat pasokan helium yang tidak stabil dan pembatasan lokasi instalasi yang ketat. Alat ini juga dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Fungsi MRI (Pencitraan Resonansi Magnetik) adalah untuk menghasilkan gambar detil organ, jaringan lunak, dan sistem rangka tubuh demi membantu dokter mendiagnosis, mendeteksi, dan memantau berbagai kondisi medis secara non-invasif. Pemeriksaan ini sangat berguna untuk mendiagnosis masalah pada otak, sumsum tulang belakang, jantung, otot, ligamen, serta mendeteksi tumor dan penyakit organ dalam lainnya. (aga/in)







Komentar