JAKARTA – Nama AKBP Dr. SF Aritonang, S.Sos, M.H., kini semakin dikenal luas tidak hanya sebagai kapolsek Metro Kebayoran Baru, tetapi juga sebagai seniman penulis lagu-lagu edukasi yang berhasil mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Polisi kelahiran Jakarta, yang kampung halaman nenek moyangnya di Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Tapanuli Utara ini mencetak prestasi luar biasa dengan menciptakan 155 lagu edukasi, di antaranya ada dalam enam album 133 lagu yang diselesaikan rekamannya hanya dalam kurun waktu tujuh bulan saja bersama grup musik yang ia dirikan, BendGo Eduband.
Itu rekor yang luar biasa, sepertinya belum ada anggota Polri yang memiliki inovasi tersebut bahkan polisi di dunia pun belum ada yang seperti Kapolsek AKBP SF Aritonang.
Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Pendiri MURI Jaya Suprana, pada 16 Desember 2024, dalam sebuah acara yang berlangsung di kantor MURI, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Rekor yang dicatatkan bertajuk, “Anggota Kepolisian Republik Indonesia yang Mendirikan Band Edukasi dan Menciptakan Lagu Terbanyak: 7 Album, 155 Lagu”.
Karya Musik untuk Bangsa
BendGo Eduband, yang didirikan AKBP Aritonang bersama rekan-rekannya pada 22 Desember 2017, memiliki visi mulia yaitu, menyampaikan pesan-pesan edukasi melalui musik.
Lagu-lagunya mengangkat tema tentang semangat kebangsaan, cinta keluarga, cinta Tanah Air, dan bahaya narkoba.
Warna musik band ini disebut-sebut menyerupai gaya legendaris Koes Plus, dengan formasi terdiri dari: SF Aritonang (vokalis dan gitar rythem), Kusnandar (gitaris utama dan vokal latar), Rony (bassist dan vokal latar) dan David (drummer).
Tidak hanya menghasilkan karya sendiri, BendGo Eduband juga memiliki studio rekaman gratis bagi generasi muda dan masyarakat yang ingin menciptakan lagu-lagu edukasi, di bawah label Edu Record. “Kami ingin meninggikan musik edukasi di Tanah Air dan mendukung pembangunan karakter generasi muda Indonesia,” ungkap AKBP SF Aritonang, dalam keterangan persnya yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Selasa (7/1/2025).
Diapresiasi Musisi dan Tokoh Publik
Prestasi ini mendapat apresiasi luas dari tokoh publik dan musisi ternama Indonesia. Katon Bagaskara (Kla Project) menuturkan, ini peristiwa unik! Bapak Aritonang bersama BendGo Eduband menciptakan 155 lagu hanya dalam waktu enam bulan. “Sebuah niat baik untuk mengedukasi masyarakat dengan musik. Semoga karya ini diterima seluruh bangsa Indonesia. Merdeka!” ujar Katon.
Sementara Bimbim dan Kaka (Slank) mengatakan, sukses untuk Kapolsek Aritonang atas album Bendgo dan Rekor MURI-nya! Sedangkan Once Mekel, artis yang kini menjadi anggota DPR RI mengutarakan, luar biasa! Bung Aritonang berhasil menginspirasi banyak orang dengan karya dan dedikasinya.
Ucapan selamat juga datang dari artis senior Fariz RM, AKBP Aritonang telah menunjukkan sisi positif dunia hiburan dengan musik edukasi. “Saya bangga dengan sahabat saya ini,” ucap Fariz.
Tak ketinggalan, artis sekaligus presenter Sinyorita Esperanza mengucapkan harapan agar album tersebut menjadi sukses besar. Sedangkan Helmi Yahya menyoroti sisi seni dari seorang polisi. “Berkesenian itu melembutkan hati, dan Pak Aritonang telah membuktikan dirinya sebagai tokoh luar biasa,” imbuh Helmi
Mega Album dan Syukuran
Sebagai puncak dari pencapaian ini, BendGo Eduband telah resmi meluncurkan Mega Album Edukasi pada 19 Desember 2024 lalu. Acara tersebut sekaligus menjadi momen syukuran atas penghargaan MURI yang diterima.
Dalam kesempatan itu, AKBP SF Aritonang menyampaikan harapan agar karya-karyanya dapat diterima masyarakat, berfaedah bagi masyarakat, memberikan inspirasi, dan BendGo Eduband ingin mendukung Program Asta Cita Presiden RI. “Melalui musik, kami ingin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang membangun karakter generasi muda Indonesia,” ujar AKBP Aritonang.
Pencapaian ini membuktikan bahwa seorang polisi tidak hanya mampu menjaga keamanan, tetapi juga berkarya dalam seni untuk menciptakan dampak positif. Dedikasi AKBP Dr. SF Aritonang dan BendGo Eduband merupakan bukti nyata bahwa musik bisa menjadi medium edukasi yang efektif, menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Salam edukasi, bravo untuk AKBP Dr. SF Aritonang dan BendGo Eduband. (*/bu)







Komentar