BOGOR – Aksi pencurian terjadi di Kampung Babakan, RT 3/3 Desa Kranggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dua pria berpakaian serba hitam masuk ke dalam area rumah yang kosong, karena ditinggal pemiliknya bepergian ini dengan melompat pagar yang terbuat dari kayu.
Saat di dalam pekarangan, kedua pelaku yang beraksi pada Sabtu (17/1/2026), sekitar pukul 13.40 WIB ini masuk ke dalam rumah, dengan merusak jendela di bagian dapur. Saat di dalam, kedua pelaku sempat berhenti sebentar di dekat kulkas, sebelum akhirnya beraksi.
Dalam rekaman cctv yang beredar di media sosial TikTok, wajah salah satu pelaku tergambar jelas. Ia sepertinya sedang mengamati kamera. Pelaku, menurut informasi, berjumlah tiga orang. Dua orang masuk ke dalam rumah, sedangkan satu pelaku lagi di luar mengamati situasi.
Aksi pencurian ini berlangsung di tengah kondisi seputar tempat kejaidan perkara TKP sedang ramai. Dari aksinya ini, para pelaku berhasil membawa kabur dua handphone, kunci motor dan mobil serta sejumlah dokumen penting.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini, Minggu (18/1/2026), ia meminta waktu untuk mengecek lebih dulu peristiwa ini. “Mohon waktu saya cek dulu,” kata Kompol Aulia, lewat pesan WhatsApp (WA) ke wartawan media ini, Minggu malam.
Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Pelaku yang masuk dengan membobol pintu di bagian tata usaha sekolah, lalu menggondol sejumlah barang elektronik. Kejadian yang terjadi pada Sabtu (17/1/2028) dini hari ini, kini dalam penyelidikan polisi.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, piket Reskrim telah melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) pencurian. Menurut Kompol Robby, barang-barang yang raib digondol maling adalah printer dan proyektor.
Hasil pemeriksaan awal, kejadian ini pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, penjaga hendak mematikan lampu dan mendapati pintu ruang guru sudah dalam keadaan terbuka.
“Kemudian penjaga sekolah curiga dan menghampiri ke pintu guru ruang guru, dan ternyata kaget melihat ruang guru tersebut sudah dalam keadaan berantakan,” ungkap Kompol Robby.
Penjaga juga menemukan jendela ruangan telah rusak dan tercungkil. Mengacu pada data Mureks, modus operandi pembobolan sekolah kerap terjadi di wilayah pinggiran kota.
Penjaga yang mengetahui sekolahnya telah dibobol, lalu menghubungi saksi lain dan melaporkan insiden tersebut ke Polsek Gunung Putri.
“Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku pencurian di SDN 1 Cikeas,” tandas Kompol Robby. (*/yopy)







Komentar