oleh

CEO Sinergi ADV Nusantara Ajak Geng Citayam Belanja di Pasar Tanah Abang

JAKARTA – Dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digencarkan oleh CEO Sinergi ADV Nusantara, H. Prama Tirta. Pada Senin (12/5/2025), pengusaha konveksi tersebut mengajak ikon muda SCBD Fashion Walk, yaitu Bonge, Kurma, dan Roy—yang dikenal sebagai “Geng Citayam”—untuk berbelanja produk lokal di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Kehadiran mereka langsung mencuri perhatian para pengunjung dan pedagang di pusat grosir pakaian terbesar di Asia Tenggara tersebut. Dengan penuh antusiasme, mereka menjelajahi sejumlah toko dan memborong berbagai produk lokal.

Di antaranya, mereka membeli baju dan jersey di toko MARCO Reus (Blok A), celana jeans di ADS Store (Blok F), serta berbagai aksesori seperti topi. Semua produk tersebut merupakan hasil karya UMKM dalam negeri.

Menurut H. Prama, ajakan ini merupakan upaya memperkenalkan kualitas dan daya saing produk lokal kepada generasi muda.

“Produk lokal dari segi model dan jahitannya tidak kalah dengan produk impor. Kita sebagai pelaku UMKM harus saling mendukung agar produk lokal bisa bersaing bahkan mengungguli produk luar,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam desain dan membaca tren pasar agar tetap relevan dan diminati.

“Jangan mudah menyerah. Kalau belum laku, jangan langsung putus asa. Terus cari jalan. Kita juga harus bersinergi dengan pabrik kain, jangan semua mengandalkan pembiayaan dari bank. Kalau konveksi dan pabrik kain saling mendukung, insyaAllah semua bisa maju,” tambahnya.

Kegiatan belanja ini turut menarik perhatian Rudi, pedagang di toko MARCO Reus. Ia mengungkapkan bahwa produk lokal justru unggul dalam hal model, harga, dan kualitas.

“Kita lebih cepat mengikuti tren. Kalau produk impor, prosesnya lama, kadang modelnya sudah ketinggalan,” jelas Rudi. Ia juga menegaskan bahwa harga produk lokal jauh lebih terjangkau, seperti jersey yang dijual mulai dari Rp40 ribu hingga Rp85 ribu.

Ifan, karyawan toko ADS Store yang menjual celana jeans, juga menegaskan tren positif terhadap produk dalam negeri.

“Sekarang banyak yang suka lokal. Lebih murah, modelnya oke, dan kualitasnya bagus. Harga celana jeans lokal bisa didapatkan hanya Rp80-90 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Bonge berharap kunjungan mereka bisa menjadi inspirasi anak muda untuk lebih mencintai dan mendukung produk lokal.

“Kita juga akan bantu promosi lewat konten-konten menarik supaya produk lokal semakin dikenal dan digemari,” ujarnya mewakili Geng Citayam.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang bangga menggunakan produk dalam negeri, sekaligus memperkuat eksistensi UMKM di pasar nasional. (din/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *