JAKARTA – Teknologi persulaman di dunia kecantikan hingga saat ini masih eksis di kalangan perempuan, terutama untuk sulam alis dan bibir. Pasalnya, tindakan sulam ini sangat praktis namun membuahkan hasil yang instan dan memuaskan pelanggan.
Sulam alis yang menawarkan bentuk alis semi permanen menjadi daya tarik bagi perempuan, baik usia muda maupun jelang lansia. Selain memperindah tampilan bentuk alis, sulam alis juga mempersingkat waktu berdandan. Istilahnya, gak usah pakai celak atau pensil, namun alis sudah tampak bagus dan tebal.
Model cantik Rahelly Alia yang merupakan salah satu public figure memilih teknik sulam untuk menunjang penampilannya. “Selain hasil yang lebih akurat dan sesuai harapan, tindakan penyulaman dengan proses pengerjaan minim rasa sakit. Aku suka hasilnya yang natural. Awalnya aku pikir sakit, ternyata nggak,” ujar Rahelly Alia usai melakukan sulam alis dan bibir di studio Ali Tattoo Sulam, di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (9/1).
Koh Ali, pemilik Ali Tattoo Sulan, mengungkapkan bahwa teknik sulam masih sangat diminati karena hasil akhir dan kepraktisannya. “Habis disulam langsung cantik 24 jam. Bangun tidur tetap cantik, nggak perlu gambar-gambar alis lagi. Sulam bibir juga bikin bibir selalu merah merona tanpa lipstik,” kata Koh Ali.
Menurut Koh Ali, sulam alis maupun sulam bibir tidak bisa sembarangan dilakukan orang. Ada teknik tertentu untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Jadi, harus dilakukan oleh profesional. “Pertama, harus disesuaikan dengan bentuk wajah dan tentunya berdasar keinginan pelanggan. Lalu nggak boleh terlalu dalam. Kalau terlalu dalam jadi warnanya gelap, nggak segar. Jadi, ada trik-triknya, ada caranya yang harus benar,” jelasnya.
Dengan proses pengerjaan satu hingga dua jam, sulam alis dan bibir bisa bertahan sangat lama. “Bisa sampai delapan tahun,” pungkas Koh Ali. Di studio miliknya sudah banyak menangani pelanggan dari berbagai kalangan seperti selebriti, pengusaha, keluarga pejabat, maupun masyarakat umum. (jo)







Komentar