oleh

Free Trip Bersama MCI, Singapura Kota Bersih, Tanpa Macet dan Asri di Pinggir Laut

BEGITU roda pesawat mendarat di tanah Singapura, Minggu 6 November 2022. Dengan mengucap Alhamdulillah wa syukrillah kehadirat Ilahi Robbi, Pemilik alam semesta. Karena umur sudah lanjut usia [Lansia], baru kalipertama menapakkan kaki di negara tetangga ini.

Pertama ke luar negeri,  tahun 1997 lalu ke tanah suci, Makkah Al Mukarromah dan Madinatul Al Munawwaroh, Arab Saudi, dan kini di akhir tahun 2022, saya bersama istri dapat mengunjungi negara jiran yakni Singapura, dalam rangkaian free trip bersama 6 ribu member Milionare Club Indonesia [MCI], Alhamdulillah, dua di antara ribuan orang tersebut adalah saya dan istri. Terima kasih ya Allah.

Pesawat landas di terminal 3 Bandara Changi, Singapura. Seluruh penumpang ke luar sebagai mana biasa di bandara-bandara lain di dunia ini. Dan naik trem [angkutan massal] khusus bandara ke gate [pintu] pengambilan bagasi.

Malam hari di Kota Singapura.

Prosesnya tidak terlalu lama, dua koper pribadi saya dan istri sudah ketemu dan diangkat menggunakan troli bandara. Sebelum berpisah, bertemu kembali dengan kelompok MCI yang sejak dari Bandara Soetta, Cengkareng sudah mengenakan jaket merah putih MCI. Di Bandara  Changi ini sebenarnya mulai dipadati member MCI yang dapat ditandai dengan kalung pengenal di leher masing-masing, dan yang paling kontras banyak yang berbahasa Indonesia, seperti layaknya di bandara tanah air.

Ke penginapan [Hotel Levender] Singapura, kami memesan jasa taksi. Ternyata tidak terlalu repot. Keluar dari gedung bandara, ada dua atau tiga orang petugas sekuriti bandara mengarahkan ke taksi yang mangkal di jalur yang tersedia di bandara. Tidak ada calo atau biro jasa perjalanan. Sopir taksi hanya menanyakan tujuan ke mana, kami hanya menunjukkan nama hotel dan alamat yang tertera di handphone. Sopir ini langsung faham dan manggut-manggut, kemudian koper dimasukkan ke bagasi taksi. Langsung tancap gas ke luar dari areal bandara.

Rombongan MCI asal Jakarta dan sekitar yang terbang melalui Bandara Soetta Cengkareng menuju Singapura. Foto bersama setiba di Bandara Changi, Singapura, pada hari Minggu 6 November 2022.

 

Selama di perjalanan, saya duduk di jok depan, sebelah sopir. Maklum dalam rombongan kecil itu hanya ada saya [Laki] dan seorang bocah kecil laki usia 5 tahun. Leluasa memandang ke depan, kiri dan kanan. Saya benar-benar terkesima sepanjang perjalanan dari Bandara Changi menuju hotel. Kiri-kanan badan jalan ditumbuhi pohon dan bunga yang indah dan sejuk. Padahal posisi jalan dan bandara itu berada di pinggir pantai [laut]. Pohonnya tumbuh rindang dengan daunan yang hijau dan dahan pohon sungguh tertata. Luar luar biasa penataan kota Singapura ini, begitu dalam benak pikiran ku sebagai jurnalis. Salut terhadap dinas pertamanan kota.

Kebersihan jalan juga terjaga. Tak ada selembar daun atau kertas di badan jalan. Selama saya di kota itu, tak bertemu petugas kebersihan di pinggir jalan, seperti di Jakarta. Namun tempat sampah mudah didapatkan di mana-mana. Singapura kota sejuk , tanpa macet dan asri di pinggir laut. Kalau bukan free trip bersama ribuan member MCI, mungkin saya belum berkunjung ke negara Singapura. Oh iya, MCI itu memproduk suplemen kesehatan dan kecantikan…[syamsir/bagian 1]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *