oleh

Dekot Jakpus Desak Pj Gubernur Heru Realisasikan Pemagaran Taman HKSN Tahun 2023

POSKOTA.CO – Dewan Kota (Dekot) Jakarta Pusat desak Heru Budi Hartono (HBH) sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta sementara menegur jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, lantaran lamban merealisasikan pemagaran di lokasi taman HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional terletak di kawasan, Jalan Stasiun Senen. 

Dekot Kecamatan Senen, Sanusi mengaku bahwa, pemagaran di lokasi taman HKSN diusulkan sebagai upaya mengantispasi Penyandang Masalah Kesejahteraaan Sosial (PMKS) yang sering kali membuat taman HKSN menjadi tidak elok dipandang mata diantaranya mereka itu, ada Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), manusia gerobak, pemulung, pengamen lapak pedagang dan parkir yang numpuk di sana.

“Usulan tersebut juga sempat muncul di acara pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Senen tahun 2021 berlangsung di aula lantai IV kantor kecamatan setempat, Jalan Kramat Raya diikuti lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang di gelar via Zoom meeting, pada (23/2/2021) lalu,” ungkap Sanusi, Jumat (31/12/2022) sore. 

Lanjut dia menerangkan, pihaknya hanya mempertegas usulan tersebut itu kenapa belum juga teralisasi dan apa alasannya. karena sudah 2 tahun dan sangat urgency untuk kepentingan masyarakat banyak, terlebih taman HKSN ini merupakan icon DKI Jakarta.

“Sebenarnya pemagaran tersebut sebagai upaya untuk mencegah ketentraman dan ketertiban umum. Supaya nantinya taman HKSN tidak kumuh, kotor dan semrawut,” tegasnya seraya menambahkan, usulan langsung Kecamatan Senen tentang pemagaran Taman HKSN kurang lebih seluas 272 meter. Nantinya l dipasang pagar yang mengelilingi taman HKSN sebagai penataan kawasan. 

Sementara itu, Michael warga Kecamatan Senen menambahkan, taman HKSN saat ini memang kondisinya semrawut, kumuh dan awut-awutan karena Pemkot Jakarta Pusat tutup mata dan telinga. “Setiap hari pagi, siang, sore dan malam hari banyak PMKS yang datang di sana seperti, manusia gerobak, pemulung, pengamen tidak ketinggalan lapak pedagang dan parkir bikin semrawut tolong pak Pj Gubernur tertibkan,” tandasnya. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *