POSKOTA.CO – Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXVI Tingkat Kota Jakarta Utara secara resmi hari ini, Kamis (26/11/2020), dibuka. Sebanyak 81 peserta perwakilan dari enam kecamatan di wilayah Jakarta Utara ikut bersaing.
Dalam STQ ini ada empat cabang yang dilombakan yaitu, tilawah dewasa putra/putri, tilawah anak-anak putra/putri, tahfidz 1 juz dan tilawah putra/putri, serta tahfidz 5 juz dan tilawah putra/putri.
Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko dalam membuka pelaksanaan kegiatan STQ mengatakan, di masa pandemi Covid-19 dilakukan secara virtual dan tatap muka. Dalam pelaksanaan ini perlu menerapkan ketentuan protokol kesehatan dengan 3M, pengecekan suhu tubuh, pembatasan jumlah orang di dalam ruangan, pengaturan waktu dan pelayanan rapid test.
“STQ secara berjenjang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Kita harap kegiatan ini tidak hanya sebagai momentum evaluasi, namun lebih dari itu semua dengan tetap menjaga dan memelihara semangat dan spiritual untuk terus mempelajari, mengkaji dan mengamalkan Al-Quran di dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sigit Wijatmoko, Kamis (26/11/2020).

Untuk itu dirinya berharap, STQ tingkat Jakarta Utara akan menjadi salah satu sumber kesejukan bagi bersama. Sebab dengan membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran tentu akan membuat hati kita terasa damai dan tenang.
“Saya harap kegiatan STQ jangan hanya dianggap sebagai rutinitas atau seremonial, tapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ditambahkan Wali Kota Jakarta Utara, pada lomba ini nanti ada piala bergilir dan hadiah yang disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menjuarai STQ XXVI. Tahun lalu, Kecamatan Koja yang meraih juara umum STQ XXV dan menerima piala bergilir.

“Kini, piala itu akan menjadi motivasi bagi camat lainnya untuk terus berprestasi sembari menimba pahala di sumur ibadah. Siapa pun yang menjadi pemenang nantinya janganlah sombong, dan bagi yang belum berhasil janganlah kecewa tapi teruslah berlatih agar pada kesempatan yang akan datang bisa menjadi yang terbaik,” imbaunya.
Sementara itu Habibi Ahmad (13), salah seorang peserta STQ cabang tilawah anak-anak putra mengaku sangat senang dan bangga bisa ikut kegiatan ini. Sebab selain akan mendapat wawasan dengan adanya lomba membaca Al-Quran ini dirinya akan merasa tenang.
“Alhamdulillah saya akhirnya bisa ikut seleksi STQ dari tingkat kecamatan dan mewakilinya. Tadi saat akan tampil memang sempat grogi, tapi akhirnya saya tenang setelah melantunkan ayat suci,” terang Habibi Ahmad asal dari Penjaringan, Jakarta Utara ini. (wandhy)







Komentar