SERAGAM PARADE INDONESIA DI OLIMPIADE DESAIN TERBAIK – Poskota.co

SERAGAM PARADE INDONESIA DI OLIMPIADE DESAIN TERBAIK

POSKOTA.CO – Desainer kenamaan di London, Inggris, Daniel Lismore memberikan penilaian baik untuk seragam Indonesia saat parade pembuka Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Lismore, yang berasal dari merk ternama H&M itu mengatakan, desain seragam Indonesia merupakan yang terbaik.

Pujian itu dikatakan Lismore lewat jejaring twitternya. “#Indonesia best dressed so far (Indonesia berbusana terbaik sejauh ini) #OpeningCeremony #Rio2016,” kata dia lewat akun @daniellismore yang dikutip Sabtu (6/8). Komentar positifnya tersebut menjadi bahan perbincangan pengguna twitter asal Indonesia. Seragam itu merupakan ide dari Prima Suci Ariani.

Pujian untuk seragam parade Indonesia, juga mendapat sorotan baik dari pemerhati jurnalistik. Wartawan Wall Street Journal di Arab Saudi, Ahmed Al Omran, juga mengatakan, seragam parade Indonesia menjadi busana paling mengesankan dari semua kontingen saat tampil di arak-arakan pembuka. “Indonesia wins the most impressive outfit so far (Indonesia menang pakaian paling mengesankan sejauh ini) #OpeningCeremony #Rio2016,” ujar Ahmed seperti dinukil dari akun twitter miliknya, @ahmed, Sabtu (6/8). Cuitan Al Omran di Twitter kemudian dicuitkan kembali sebanyak 976 kali.

Pendapat tersebut diamini sejumlah pengguna Twitter. Seseorang dengan akun @ritaag bahkan secara khusus menyoroti pakaian keemasan yang dipakai kontingen Indonesia.

Seorang pembaca Facebook BBC Indonesia bernama Arman Gsp turut memuji pakaian kontingen Indonesia. “Kolaborasi fashion batik yang super nice. Good job Indonesia Raya,” tulisnya.

Kritik
Akan tetapi, baju parade kontingen Indonesia yang tampil di Olimpiode Rio de Janeiro ini tak luput dari kritikan.

Sineas Indonesia, Joko Anwar, mempertanyakan rancangan kostum tersebut. Lewat akun Twitter @jokoanwar, dia berkomentar: “Desainer kita bukannya banyak yang bagus-bagus ya? Ini bungkus permen atau apa sik?”

Pegiat antikorupsi Emerson Yuntho melalui akun @emerson_yuntho mengunggah foto yang menyandingkan pakaian kontingen Indonesia pada Olimpiade 2016 dengan seragam penjual minuman kesehatan (Yakult-red) dan bungkus penganan ringan.

Sebagaimana dimuat dalam sejumlah media di Indonesia, pakaian kontingen Indonesia dirancang oleh Prima Suci Ariani, anggota rombongan kontingen Indonesia pada Olimpiade 2016. Prima disebutkan adalah seorang pemilik toko batik, tetapi bukan merupakan perancang baju. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_1031" align="alignleft" width="300"] Hakim sang wakil Tuhan di dunia[/caption]POSKOTA.CO - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengharapkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan ada yang berasal dari partai politik. "Hakim MK haruslah merupakan orang yang benar-benar kompeten dalam bidang hukum tata negara dan bukanlah seseorang yang pernah bergabung dengan partai politik," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dalam rilisnya, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, bila hakim MK yang terpilih berasal dari partai politik dikhawatirkan hanya mementingkan kepentingan golongannya saja sehingga mengakibatkaan potensi penyelewengan menjadi sangat besar. "Independensi hakim MK sangat penting untuk menjaga kredibilitas MK sebagai lembaga hukum tertinggi. Perlu diperhatikan juga bahwa keputusan yang dibuat MK adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu Hakim MK sebagai pembuat keputusan haruslah orang yang benar-benar mempunyai integritas," paparnya. Kasus Akil Mochtar hendaknya menjadi pelajaran bagi MK untuk bisa menjaga kredibilitasnya. "Kredibilitas MK dalam penegakan hukum tengah disorot karena kasus Akil Mochtar. Oleh karena itu MK harus memastikan bahwa kasus seperti itu tidak terulang kembali. Jangan sampai rakyat hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum," kata Fadli. Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat persoalan pemilihan anggota Hakim MK bukan pada asas legalitas tetapi adalah asas kepantasan, etika, dan moral.