ORANG TERTUA SAAT INI MBAH GOTHO ASAL BUMI SUKOWATI – Poskota.co
Saturday, September 23

ORANG TERTUA SAAT INI MBAH GOTHO ASAL BUMI SUKOWATI

POSKOTA.CO – Sodimejo atau Mbah Gotho, seorang kakek yang tinggal di Dukuh Segeran, Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan. Kakek berusia 146 tahun ini disebut-sebut jadi manusia tertua di dunia.

Mbah Gotho lahir pada 31 Desember 1870 melalui dokumen dan KTP yang dimilikinya. Mbah Gotho mengaku sudah siap-siap meninggal pada 1992. Ia bahkan menyiapkan batu nisan saat itu. Namun 24 tahun kemudian, ia masih hidup. “Saya hanya menginginkan untuk bisa mati,” ujar Mbah Gotho, seperti dilansir Independet, Selasa (30/8).

Mbah Gotho sepertinya sudah ingin menyusul 10 saudara kandung, keempat istri, dan anak-anaknya yang justru lebih dulu meninggalkannya. Selama tiga bulan terakhir kondisi tubuhnya pun semkain lemas. Untuk kegiatan seperti mandi dan makan pun, dia harus dibantu oleh keluarganya. Sehari-hari ia hanya bisa mendengarkan radio karena matanya sudah sulit menonton televisi.

Ketika ditanya resep umur panjang, ia hanya menyebut sabar. “Resepnya cuma sabar,” kata Mbah Gotho yang hidup bersama cucunya, Suryanto.

Sebelumnya, gelar orang tertua dipegang oleh warga negara Perancis, Jeanne Calment, yang berusia 122 tahun ketika meninggal dunia. Usia tersebut 24 tahun lebih muda dari Mbah Gotho.

Selain Mbah Gotho, sejumlah orang mengklaim telah memecahkan rekor Jeanne Calment, seperti warga negara Nigeria, James Olofintuyi, yang mengaku berusia 171, dan Dhaqabo Ebba dari Ethiopia, berusia 163 tahun. Hanya saja mereka tidak memiliki dokumen resmi untuk memverifikasi umur tersebut, sehingga gelar orang tertua diberikan pada Mbah Gotho.

Mbah Gotho bercerita sudah melihat pembangunan pabrik gula di wilayah Desa Kedung Banteng, Gondang, Sragen. Pembangunan pabrik gula Kedung Banteng, Gondang itu diketahui dilakukan pada 1880.

Dari cerita tersebut pula diyakini tanggal lahir Mbah Gotho yang tertera di kartu identitas dan revisi Kartu Keluarga adalah benar yakni 31 Desember 1870.

Jika bukti-bukti Mbah Gotho lahir pada tanggal tersebut di atas benar, Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto berjanji mencari pengakuan resmi, dan memasukkan Mbah Gotho sebagai manusia tertua di dunia.

Sebelumnya, Kantor Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Sragen mengadakan penelusuran sejarah. Ternyata, manusia tertua di dunia saat ini hidup di Bumi Sukowati tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - Fraksi Demokrat DPRD Maluku meminta KPU setempat menunjukan surat Fatwa Makamah Konstitusi yang menyatakan bahwa Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menetapkan inkrah. Dan itu tidak ada pengaruh terhadap hasil sengketa Perselisihan Hasil Pilkada Ulang (PHPU) Maluku putaran kedua pada 14 Desember 2013. "Kalau sudah tidak ada pengaruhnya maka perlu didorong secepatnya menerbitkan Surat Keputusan (SK) pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih," kata Wakil Ketua F-Demokrat DPRD Maluku, Melky Frans di Ambon, Rabu. KPU DIKALAHKAN Menurut dia, proses persidangan di MK itu mengadili hasil sengketa PHPU bukan sengketa administratif yang secara hukum, KPU Maluku sudah dikalahkan melalui putusan PTUN yang membatalkan SK KPU Maluku No.16/Kpts/KPU - PROV -028/IV/2013 tertanggal 24 April 2013. "Fraksi Demokrat DPRD Maluku juga mendorong KPU setempat segera diberhentikan, karena sudah purna bhakti. Sebab dengan menyerahkan surat usulan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada 3 Februari 2014 dan DPRD sudah menindaklanjuti ke Menteri Dalam Negeri, maka KPU harus meletakan jabatannya," kata Melky. RAPIM Ia menjelaskan, bahwa pada 5 Februari 2014 DPRD Maluku melakukan rapat pimpinan terbatas dan hasilnya empat fraksi secara lisan memberikan dukungan sedangkan dua fraksi belum memberikan dukungan, karena perlu meminta KPU setempat memberikan penjelasan hukum secara jelas, terkait keputusan lembaga peradilan PTUN inkrah. "Fraksi Demokrat tidak setuju terhadap surat usulan KPU Maluku untuk proses pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih, karena kita tidak mau proses pelantikan dipaksakan jalan dan beberapa waktu kemudian timbul persoalan baru, maka yang rugi adalah, kandidat, rakyat dan daerah," ucapnya. "Sekali lagi kami belum memberikan persetujuan karena perlu membutuhkan sebuah penjelasan hukum yang jelas dari KPU dan MA tentang Keputusan PTUN yang menetapkan inkrah mengalahkan KPUD atas pasangan cagub-cawagub Jecky-Adam," katanya. Ia menambahkan, ada enam fraksi di DPRD dalam membuat keputusan secara kolektif kolegial dan ketika ada empat fraksi yang menyatakan surat usulan KPU itu perlu ditindaklanjuti maka wajib disampaikan ke Mendagri sebab ini keputusan bersama DPRD. BELUM TERIMA Tetapi dalam prosesnya ada dua fraksi yang menyatakan belum menerima karena masih butuh penjelasan yang jelas dan jujur tentang Keputusan PTUN inkrah dan sudah ada surat perintah untuk eksekusi keputusan itu. "Mestinya sejak awal harus memberikan penjelasan kepada rakyat bahwa tidak ada permasalahan lagi, itu berarti kita semua mendorong SK diterbitkan untuk segera sidang paripurna pelantikan. Jangan menuding Fraksi Demokrat yang mengganjal, saya mau katakan tidak ada yang mengganjal Pak Said Assagaff-Zeth Sahuburua (Setia), karena kita butuh pemimpin yang definitif," kata Melky. antara