oleh

TP PKK Jaktim Bantu Sembako Anak Yatim

Teks gambar: Walikota Jakarta Timur Drs. Krisdianto, M.Si bersama Ketua TP PKK Jakarta Timur, Hj. Yenni Apsari Krisdianto, saat menyerahkan bantuan (foto; Nur Aliem)
Teks gambar:
Walikota Jakarta Timur Drs. Krisdianto, M.Si bersama Ketua TP PKK Jakarta Timur, Hj. Yenni Apsari Krisdianto, saat menyerahkan bantuan (foto; Nur Aliem)

POSKOTA.CO – Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan Kota Administrasi Jakarta Timur, memberikan bantuan uang dan sembako kepada anak yatim, dhuafa dan para ustadzah serta menyalurkan zakat.

Pemberian bantuan yang dihadiri Walikota Jakarta Timur Drs. Krisdianto, M.Si ini sebagai rangkaian kegaitan Safari Ramadhan 1435 H TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Administrasi Jakarta Timur, di Ruang Serbaguna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (17/7).

Sementara dari PKK Provisi DKI Jakarta memberikan santunan berupa paket pakaian sholat seperti sarung, baju koko, dan peci sebanyak 150 paket dan ditambahkan dari TP PKK Jakarta Timur sebanyak 50 paket pakaian Sholat

Walikota Krisdianto berharap, ke depan akan semakin banyak lagi anak yatim dan kaum dhuafa yang bisa disantuni, apalagi santunan itu dilakukan pada bulan suci Ramadhan dimana amal ibadah akan dilipat gandakan.

Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Hj. Yenni Apsari Krisdianto, mengatakan, fasilitas bhakti sosial gerakan PKK adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini mengambil tema “Marhaban Yaa Ramadhan, mari wujudkan cinta kepada Allah SWT dengan mencintai anak yatim dan dhuafa”.

Menurut Yenni Apsari Krisdianto, mereka yang menerima bantuan itu meliputi 125 anak yatim, 125 dhuafa, 75 ustadzah masing-masing menerima uang kontan sebanyak Rp250.000. Sembako juga diberikan sebanyak 500 paket bagi 325 anak yatim dan dhuafa serta menyalurkan zakat kepada 320 petugas Pamdal, cleaning service, tukang sapu taman masing-masing Rp50 ribu.

“Mereka yang diberikan santunan berasal dari tiap-tiap kelurahan se Kota Administrasi Jakarta Timur. Sedang untuk 75 ustadzah telah menyelesaikan tadarusannya,” papar Yenni. (Nur Aliem)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *