oleh

TERMINAL BARANANGSIANG MASIH NORMAL

Bus antar kota
Bus antar kota

POSKOTA.CO – Arus mudik diperkirakan mencapai puncaknya di Terminal Baranangsiang Bogor, pada H-1 sebelum Lebaran. Namun, jumlah penumpangnya masih bisa diatasi oleh pengelola terminal.

”Tidak ada penambahan bus untuk persiapan Lebaran,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Baranangsiang. Cirebon, Sukabumi, dan Pelabuhan Ratu. Masing-masing perusahaan bus dari 4 tujuan tersebut telah menyediakan 10 bus cadangan.

Bus tersebut siap digunakan jika ada penumpukan penumpang. Kalaupun masih belum cukup, bus jurusan lain bisa dialihkan ke tempat itu. ”Namun, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terjadi penumpukan penumpang. Yang disediakan di sini sudah cukup,” ucapnya.

Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa di saat H+2 Lebaran, Bogor menjadi salah satu tujuan rekreasi bagi warga Jakarta. Biasanya mereka ke Kebon Raya Bogor dan wisata kuliner. ”Soal jumlahnya tidak bisa diprediksi. Tapi yang jelas jumlah penumpangnya lebih banyak dari sebelumnya,” tuturnya.

Terkait tarif, Ridwan memaparkan bahwa pihaknya hanya mengatur bus ekonomi. Kebijakan yang dipakai bukan tuslah tapi menggunakan tarif batas atas dan bawah. Batas atas Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) Rp 139/km/penumpang dan batas bawahnya Rp. 86/km/penumpang.

Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) batas atas untuk bus besar Rp 141,13/km/penumpang dan batas bawahnya Rp 86.85/km/penumpang. Bus kecil Rp 300/km/penumpang dan Rp 191,88/km/penumpang.

”Jika ada pelanggaran akan kami laporkan ke Dirjen Perhubungan Darat untuk AKAP dan ke Propinsi Jabar untuk AKDP. Mereka yang akan memberi sanksi,” tandasnya.(hais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *