oleh

SENJATA MILIK PENEMBAK POLISI DARI PHILIPINA

Mayat pembunuh polisi dievakuasi
Mayat pembunuh polisi dievakuasi

POSKOTA.CO – Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, senjata api (senpi) yang dimiliki kelompok bersenjata di pedalaman Papua, Paniai berasal dari Philipina.

“Senpi dan amunisi dari berbagai jenis itu untuk memperkuat kelompok bersenjata di Paniai diperoleh dari Tobelo, Maluku Utara dan senjata itu asalnya dari Philipina,” kata Tito, Kamis.

Tito mengatakan, salah satu tersangka yakni Simon Kararbo yang mencari senpi melalui rekannya yakni Manase Wesara dan Roger Koloba warga Tobelo.

Bermodal uang Rp120 juta yang diperoleh dari para donatur, Simon membeli tiga pucuk senjata jenis SS1, junggel dan FN dengan 123 butir amunisi dari berbagai jenis.

“Senjata-senjata itu diduga berasal dari Philipina, walaupun dari pengakuan para tersangka mereka memperoleh senjata tersebut dari sisa kerusuhan Ambon,” kata Irjen Tito. Ketiga tersangka dijaring dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati.

Dari hasil pemantauan Antara terungkap ke 123 amunisi yang terdiri dari 87 butir kaliber 5,56 mm, 21 amunisi untuk senjata jenggel dan 14 butir amunisi untuk senjata FN 45 dan satu butir amunisi kaliber 9 mm masih dalam kondisi bagus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *