oleh

Selama KMP Hanya Diberi Data Yang Menyesatkan

jokowi aPOSKOTA.CO – Laporan sejumlah pihak dari LSM hingga Rachmawati Soekarnoputri yang menyebut Jokowi terlibat beberapa kasus korupsi hanya sebuah fitnah dan lemparan bola liar. Inilah yang sudah lama digadang untuk menghadang pelantikan Jokowi. Disadari atau tidak, selama ini pihak KMP (koalisi merah putih) hanya diberikan info yang menyesatkan.

Terbukti, hasil penelusuran KPK, Presiden terpilih Joko Widodo tak terlibat satu pun kasus yang dituduhkan. “Semua tuduhan soal kasus rekening di luar negeri dan kasus Bus TransJakarta dengan terlapor Joko Widodo (Jokowi) tak terbukti,” kata Adnan kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/10).

Sebelumnya, Rachmawati mendatangi DPR dan diterima Wakil Ketua DPR Fadli Zon pada Kamis (9/10). Rachmawati mengaku heran kasus hukum yang menyeret Jokowi tidak diusut KPK dan Kejaksaan Agung.

Menurutnya KPK memegang bukti-bukti lima kasus korupsi Jokowi itu. Demikian juga Kejaksaan Agung yang tak mengusut tuntas kasus bus transjakarta.

Prabowo
Prabowo

“KPK ada empat sampai lima kasus waktu jadi Walikota di Solo dan rekening di luar negeri. Ada kasus bus Transjakarta di Kejaksaan Agung juga yang harus digelar,” terang dia.

Lanjut dia, semua dugaan keterlibatan kasus hukum itu harus diklarifikasi oleh Jokowi sebelum pelantikan. Hal itu karena semua kasus sudah jelas di depan mata publik.

“Kalau seorang pimpinan negara tidak diklarifikasi sebelum pelantikan bagaimana itu martabat bangsa. Ada apa sama republik ini, jelas cetho welo-welo ada kasus bus Transjakarta, taman BMW, rekening luar negeri, kartu sehat solo, dan dana olahraga,” pungkas dia.

Dalam kesempatan yang berbeda, Fadli Zon mengatakan akan menindaklanjuti pengaduan itu. “Kita akan undang komisioner KPK dan Jaksa Agung dalam sebuah pertemuan yang akan dilakukan secara terbuka kepada publik,” kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di Padang Panjang, Minggu (12/10).

Dia mengatakan, undangan kepada KPK guna meminta klarifikasi soal penanganan kasus-kasus dugaan korupsi Joko Widodo (Jokowi) yang dilaporkan Rachmawati dan kawan-kawan.

“Kita akan undang dalam minggu ini untuk membicarakan kenapa kasus tersebut tidak ditindaklanjuti setelah ada laporan dari Rachmawati Soekarnoputri,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *