oleh

RUHUT BERLABUH KE JOKOWI JADI MASALAH DI DEMOKRAT

Ruhut
Ruhut

POSKOTA.CO – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, akan membawa kasus Ruhut Sitompul ke Dewan Pembina Partai Demokrat, langkah itu dilakukan Fraksi PD karena Ruhut berlabuh Jokowi-JK dengan mendapat restu dari Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kita, fraksi dan DPP PD punya hak untuk menertibkan anggota yang melanggar aturan, apalagi mengatasnamakan Ketua Umum untuk mendukung capres lain selain Prabowo,” kata Nurhayati di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (23/6).

Ia menegaskan, dukungan Ruhut ke Jokowi yang dapat restu dari SBY adalah tidak benar. “Apa yang dikatakan Ruhut untuk mendukung Jokowi atas restu SBY jelas-jelas tidak benar karena tidak mungkin ketum lari dari rapimnas yang dipimpin langsung SBY,” katanya.

Bahkan, kata Wakil Ketua Umum PD itu, dirinya menantang Ruhut untuk membuktikan sesumbarnya bahwa ia didukung dan direstui oleh SBY mendukung Jokowi-JK.

“Ruhut tak punya bukti, saya taruhannya, Silahkan dibuktikan, apakah itu rekaman, percakapan dengan SBY, tulisan atau yang lainnya.. Silahkan tunjukkan saja ke media,” tantang Nurhayati.

Keputusan PD dalam Pilpres ini adalah secara institusi netral sesuai dengan hasil rapimnas PD.

“Hasil rapimnas merupakan keputusan bersama (18/5) disitu ada Ruhut, hasilnya adalah 56 persen meminta PD bersikap netral, 22 persen mendukung Prabowo-Hatta, 21 persen ingin PD bentuk poros baru bersama Golkar.

Ini hasil rapimnas PD. Seharusnya Ruhut sadar hasil rapimnas itu. Bila saat itu yang ingin dukung capres lain, kenapa tidak dikemukan. Tidak satupun peserta dukung Jokowi-JK dalam rapimnas itu,” ujar Nurhayati.

“Kami minta Ruhut untuk tidak mengatasnamakan SBY dalam memberikan dukungan ke capres lain dimana tidak sesuai dengan hasil rapimnas,” imbuh Nurhayati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *