oleh

Polisi Tembak Perampok Yang Perdayai Pembantu

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Penyidik Subdit Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya terpaksa menembak mati satu dari dua tersangka perampok yang memperdayai pembantu rumah tangga (PRT).

Tersangka berinsial DS ditembak mati polisi, karena mencoba kabur ketika menunjukan persembunyian dua temannya berinsial H dan AAP. “Terpaksa kami tembak karena mencoba kabur,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs Heru Pranoto yang didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Pol Drs Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat(31/10).

Dikatakan, modus yang dilakukan para tersangka terbilang cukup menarik, yakni memperdayai PRT yang berada di perumahan mewah. Setelah, tersangka berkeliling dengan mobil melihat seorang PRT berada di luar rumah, dua tersangka berinsial H dan AAP mengampiri sang PRT dengan berpura-pura menanyakan alamat.

Ketika sang pembantu mengingat alamat yang ditanyakan, kedua tersangka mengajak pembantu tersebut bertemu dengan tersangka berinsial DS yang dianggap sebagai orang pintar.

Setelah itu, tersangka DS mengatakan kepada pembantu tersebut mengidap penyakit aneh dan harus diobati. Lalu DS memberikan tisu dan menyuruh sang pembantu untuk meludah.Setelah meludah dari tisu tersebut berwarna merah,s eolah-olah itu adalah darahnya.

Padahal, tisu tersebut sebelumnya sudah diberikan zat pemerah. Selanjutnya, sang pembantu diminta untuk mengeluarkan barang-barang yang dianggap jahat. Para tersangka masuk dan mengambil perhiasan dan uang.

Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku telah melakukan aksinya didelapan lokasi perumahan mewah di Jakarta, dan salah satunya adalah rumah milik Ny Kusmastuti Nerviati, istri dari Mayjen (Purn) Iksan Sugiarto di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan perampokan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *